Indonesia membalikkan keadaan kalahkan UEA pada kejuaraan Asia

id kejuaraan tenis meja asia,kejuaraan asia,tenis meja indonesia

Indonesia membalikkan keadaan kalahkan UEA pada kejuaraan Asia

Tim tenis meja putra Indonesia saat berhadapan dengan tim Uni Emirat Arab pada lanjutan nomor beregu Kejuaraan Asia di GOR Amongrogo Yogyakarta, Senin (16/9/2019) (ANTARA/Eka Arifa Rusqiyati)

Yogyakarta (ANTARA) - Tim tenis meja putra Indonesia mampu membalikkan keadaan untuk mengalahkan Uni Emirat Arab pada lanjutan nomor beregu 24th ITTF Asian Table Tennis Championships di GOR Amongrogo Yogyakarta, Senin.

Setelah tertinggal 1-2, tim putra Indonesia mampu meraih dua nomor pada partai terakhir untuk memastikan kemenangan 3-2 atas Uni Emirat Arab.

Tim putra Indonesia yang menurunkan atlet-atlet junior tersebut mampu menyamakan kedudukan 2-2 setelah Rafanael Nikola Niman menang 3-1 (8-11, 11-9, 11-9, 11-5) atas Albalooshi Abdulla.

Sebelumnya, Niman juga sudah menyumbang satu poin untuk keunggulan Indonesia pada pertandingan pembuka, namun Uni Emirat Arab mampu meraih pertandingan di partai kedua dan ketiga untuk sementara unggul dari Indonesia.

Hafidh Nuur Annafi yang tampil di partai kelima menjadi penentu kemenangan Indonesia meskipun harus bermain dalam lima set sebelum membukukan kemenangan 3-2 (11-6, 11-7, 5-11, 10-12, 11-8) atas Albalushi Salah.



Dalam dua set awal, Hafidh tampil percaya diri sehingga mampu menyelesaikan pertandingan dengan cukup cepat. Namun, momentum tersebut tidak mampu dipertahankan pada set ketiga sehingga Salah yang bermain lebih sabar mampu merebut set tersebut bahkan menyamakan kedudukan pada set keempat.

Pada set penentuan, kedua pemain berusaha menampilkan permainan terbaik mereka. Namun, pemain tuan rumah mampu merebut set tersebut untuk kemenangan Indonesia.

“Hasil yang diraih sudah bisa dinilai bagus apalagi lawan adalah pemain-pemain senior. Ini kesempatan bagi pemain junior untuk mencari pengalaman,” kata manajer tim tenis meja Indonesia Wong Kien Wa usai pertandingan.



Meski hanya bertanding untuk menentukan posisi, namun Wong berharap tim putra Indonesia mampu meraih posisi ke-15 atau ke-16 dalam nomor beregu. ”Perhitungan kami sedikit meleset saat kalah dari Bahrain kemarin sehingga tidak bisa memperebutkan posisi di Divisi Pertama,” katanya.

Sementara itu, tim putri Indonesia akan berhadapan dengan Nepal pada pertandingan Selasa (17/9) untuk memperebutkan posisi ke-19 setelah memetik kemenangan 3-0 atas Maladewa. Tim putri Indonesia pada kejuaraan Asia juga menurunkan pemain-pemain muda.

Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar