Logo Header Antaranews Jogja

Liga Super Asia Timur buka peluang sertakan klub-klub Indonesia

Kamis, 21 Mei 2026 15:54 WIB
Image Print
Direktur EASL Adam Zecha ketika berbicara kepada awak media sesuai kunjungannya ke tim IBL Pelita Jaya di PJ Arena, Jakarta, Kamis (21/5/2026) waktu setempat. (ANTARA/Aldi Sultan)

Jakarta (ANTARA) - Tim-tim Indonesia bisa berpartisipasi dalam turnamen East Asia Super League (EASL), kata General Manager East Asia Super League (EASL) Basketball Adam Zecha kepada wartawan di Jakarta pada Kamis.

"Semoga suatu hari nanti kita bisa bekerja sama, tetapi saat ini kami fokus pada Asia Timur dan memastikan semua orang di Indonesia tahu EASL," kata Zecha.

Dia mengatakan EASL berusaha melebarkan sayap ke Asia Tenggara dengan mendekati tim-tim Indonesia dan Filipina.

Zecha mengunjungi tim IBL Pelita Jaya Jakarta di PJ Arena, Kuningan, Jakarta Selatan, dan melihat fasilitas serta penunjang yang dimiliki klub basket Indonesia ini.

Zecha menilai Indonesia pasar besar dan memiliki kompetisi basket yang bagus.

EASL dan IBL memiliki hubungan yang baik sehingga tidak menutup kemungkinan salah satu tim Indonesia bertarung di EASL, kata dia.

"Mereka memberi saya kesempatan untuk datang dan bertemu, melihat seperti apa fasilitasnya, dan berbicara tentang EASL. Kami seperti saudara dalam dunia basket," ujar Zecha.

Dia menilai tim-tim Indonesia berusaha membangun franchise basket, setidaknya dalam hal eksposur untuk mereka sendiri. "Dan kami melakukan hal yang sama," tambahnya.

Dia terkesan oleh fasilitas yang dimiliki Pelita Jaya, apalagi PJ Arena pernah menggelar Basketball Champions League Asia.

"Sangat bagus. Mereka pernah menyelenggarakan BCL Asia beberapa waktu lalu. Saya suka bagaimana tempatnya terhubung dengan lingkungan mal," kata Zecha.

"Dekat dengan hotel, dekat dengan transportasi umum, jadi sangat mudah untuk membangun keterlibatan penggemar itu sangat mudah dan itulah yang akan kita semua lakukan, kita semua berusaha memastikan semua orang tahu siapa kita," pungkasnya.

EASL adalah Liga Champions Basket Asia yang sudah berlangsung tiga musim sejak musim 2023/2024.

Kompetisi ini diikuti klub-klub Jepang, Korea Selatan, China, Mongolia, Hong Kong, Makau, Taiwan, dan Filipina.

EASL ingin klub-klub Asia Tenggara bergabung dalam kompetisinya dan tengah melirik Indonesia serta Filipina.

Klub Indonesia pertama yang didekati mereka adalah Pelita Jaya.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Liga Super Asia Timur buka peluang sertakan klub-klub Indonesia



Pewarta :
Editor: Hery Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2026