Mesir larang pertemuan selama Ramadhan antisipasi corona

id Mesir larang,pertemuan selama Ramadan,virus corona

Mesir larang pertemuan selama Ramadhan antisipasi corona

Suasana Mesjid El Sayeda Zainab Mosque  yang tertutup karena umat Islam tidak datang untuk melaksanakan shalat Jumat di masjid-masjid karena adanya wabah virus corona (COVID-19), di Kairo, Mesir, Jumat (27/3/2020). ANTARA FOTO/Reuters-Amr Abdallah Dalsh/hp.

Kairo (ANTARA) - Mesir akan melarang pertemuan keagamaan selama bulan suci Ramadhan guna menekan penyebaran virus corona baru, demikian pernyataan pemerintah pada Selasa.

Kaum Muslim biasanya berbuka puasa bersama dengan sanak keluarga mereka, ibadah di masjid dan menghabiskan waktu lama bersama saudara.

Namun dengan adanya rekomendasi menjaga jarak sosial selama krisis global COVID-19 dari para ahli kesehatan, Mesir akan melarang setiap pertemuan dan buka puasa bersama di masyarakat, serta kegiatan sosial keagamaan lainnya, demikian pernyataan Kementerian Wakaf Mesir.

Biasanya buka bersama digelar bagi kaum duafa.

Larangan itu juga akan mencakup itikaf, saat umat Islam menghabiskan 10 malam terakhir Ramadhan dengan berdiam diri di masjid untuk berdoa, menurut kementerian.

Berdasarkan hitungan Reuters, Mesir telah melaporkan lebih dari 1.300 kasus terkonfirmasi COVID-19 dengan 80 kematian lebih.

Mesir merupakan rumah bagi 100 juta orang dan juga pusat Universitas Al-Azhar, otoritas keagamaan tertinggi Mesir sekaligus salah satu pusat pembelajaran Muslim Sunni paling terkemuka di dunia.

Bulan suci Ramadhan jatuh pada 23 April tergantung pada penampakan bulan, yang menandai awal bulan baru hijriah.

Mesir sebelumnya telah memerintahkan penutupan masjid serta gereja dan menyiarkan lantunan doa melalui pengeras suara.

Sumber: Reuters
Pewarta :
Editor: Eka Arifa
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar