Logo Header Antaranews Jogja

Merosot, harga emas di pasaran

Jumat, 28 Oktober 2022 06:23 WIB
Image Print
Ilustrasi - Emas batangan dan uang kertas dolar AS dalam brankas. ANTARA/REUTERS/Heinz-Peter Bader/aa.

Chicago (ANTARA) - Di pasaran, harga emas merosot Jumat pagi WIB menghentikan kenaikan dua sesi sebelumnya.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember di divisi Comex New York Exchange, tergelincir 3,60 dolar AS atau 0,22 persen menjadi ditutup pada 1,665,60 dolar AS per ounce, setelah diperdagangkan di kisaran tertinggi sesi 1.674,80 dolar AS dan terendah di 1.658,50 dolar AS.

Emas berjangka terangkat 11,20 dolar AS atau 0,68 persen menjadi 1.669,20 dolar AS pada Rabu (26/10/2022), setelah terkerek 3,90 dolar AS atau 0,24 persen menjadi 1.658,00 dolar AS pada Selasa (25/10/2022), dan jatuh 2,20 dolar AS atau 0,13 persen menjadi 1.654,10 dolar AS pada Senin (24/10/2022).

Dolar AS menguat pada perdagangan Kamis (27/10/2022) karena pelaku pasar menguraikan keputusan penting oleh Bank Sentral Eropa (ECB) dan data ekonomi yang baru dirilis. Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, naik 0,81 persen menjadi 110,5870.

Emas berada di bawah tekanan tambahan karena Departemen Perdagangan AS melaporkan pada Kamis (27/10/2022) bahwa produk domestik bruto (PDB) AS tumbuh pada tingkat tahunan sebesar 2,6 persen pada kuartal ketiga tahun ini, setelah menyusut 1,6 persen pada kuartal pertama dan 0,6 persen pada kuartal kedua tahun 2022.

Para ekonom telah memperkirakan pertumbuhan 2,4 persen untuk kuartal terakhir. Ekonomi yang lebih kuat akan membantu The Fed melanjutkan kenaikan suku bunga agresif yang bertujuan untuk menahan inflasi AS terburuk dalam empat dekade.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Harga emas tergelincir 3,60 dolar tertekan "greenback' yang menguat



Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2026