
Lokakarya Bahasa Indonesia pererat dengan Australia

Jakarta (ANTARA) - Kedutaan Besar Republik Indonesia (Dubes RI) di Canberra mengatakan bahwa lokakarya Bahasa Indonesia di Australia dapat mempererat hubungan antara kedua negara.
"Budaya dan bahasa merupakan elemen penting dalam mempererat hubungan antar masyarakat Indonesia dan Australia. Hubungan antar masyarakat yang baik akan menguatkan hubungan antar negara," kata Dubes RI untuk Australia dan Republik Vanuatu Siswo Pramono, sebagaimana keterangan yang diterima di Jakarta, Sabtu.
Siswo berharap dengan semakin banyak siswa Australia belajar Bahasa Indonesia dan mengenal budaya Indonesia, maka hubungan Indonesia-Australia akan semakin erat.
Oleh karena itu, ia menilai bahwa peran guru bahasa Indonesia di Australia sangat penting dalam konteks penguatan hubungan Indonesia-Australia.
Sejumlah guru dari sekolah-sekolah di Canberra berkumpul di Pusat Kebudayaan Indonesia pada Sabtu dalam sebuah lokakarya Bahasa Indonesia.
Lokakarya tersebut diselenggarakan oleh Balai Bahasa Indonesia - Australia Capital Territory (BBI-ACT) bekerja sama dengan Kantor Atase Pendidikan dan Kebudayaan(Atdikbud) KBRI Canberra.
Materi tata bahasa, afiksasi dan percakapan disebutkan menjadi prioritas dalam lokakarya selama sehari tersebut.
.
Ketua BBI-ACT Heath McMichael menyampaikan bahwa guru-guru di Canberra perlu meningkatkan kompetensinya dalam mengajar bahasa Indonesia di sekolah Australia sehingga para siswa bisa tertarik untuk belajar Bahasa Indonesia.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Lokakarya Bahasa Indonesia pererat hubungan Indonesia-Australia
Pewarta : Katriana
Editor:
Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
