
XTIE rindukan Apollo-23"

Jakarta (ANTARA) - Penyanyi sekaligus pencipta lagu asal Hong Kong, XTIE merilis album mini perdananya bertajuk “Apollo-23” pada Jumat (2/6) lalu.
Melalui wawancara daring, Kamis, XTIE menceritakan butuh waktu cukup panjang untuk mempersiapkan album “Apollo-23” tersebut. Baginya, album tersebut merupakan explorasi XTIE tentang kehidupan, alam semesta, dan hubungan antara manusia dengan alam melalui musik “cosmic pop.”
“Ini merupakan album yang saya produksi sendiri dan seperti (diorama) perjalanan musik saya selama ini,” kata XTIE.
Album “Apollo-23” dibuat dengan hati-hati agar pendengar dapat berfokus pada kekuatan memcintai diri, kemandirian, dan kebebasan. Nama “Apollo-23” terinspirasi dari nama misi luar angkasa milik NASA dengan nama “Apollo” dan beresonansi dengan makna dari albumnya, yakni eksplorasi terhadap dunia luar dan menarik rasa ingin tahu yang kita miliki tentang dunia di luar planet, sambil tetap menjaga diri sendiri.
Dalam album tersebut, XTIE menyajikan 7 buah lagu pilihan dengan beberapa lagu yang sudah dirilis terpisah sebelumnya. Selain itu, ia menambahkan satu lagu bonus yang hanya tersedia dalam album fisiknya dengan judul “Skin (Under The Skin Vers.). Tujuh buah lagu yang ia hadirkan dalam album “Apollo-23,” antara lain “Flower Town,” “Spaceship,” “Virgo,” “Skin,” “FF,” “Field of Gold,” dan “Cloud 9.”
Pewarta : Vinny Shoffa Salma
Editor:
Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
