Chicco Kurniawan penyuka "koplotronika"

id chicco kurniawan,novo amor,ardhito pramono

Chicco Kurniawan penyuka "koplotronika"

Aktor Chicco Kurniawan saat bertandang ke Kantor Berita ANTARA Jakarta, Rabu (26/7). (ANTARA/Ahmad Faishal)

Jakarta (ANTARA) - Aktor peraih Piala Citra 2021 untuk Pemeran Utama Pria Terbaik dalam film "Penyalin Cahaya", Chicco Kurniawan, mengungkapkan bahwa dirinya adalah penikmat berbagai genre musik dari pop, folk, bahkan hingga varian pop Jawa atau koplo.

Pria kelahiran 16 Mei 1994 tersebut mengaku bahwa ia terkadang mendengarkan musik secara acak, mengacu pada lirik lagu dan aransemen yang mengena pada batinnya.

Beberapa nama musisi dalam negeri yang ia gemari adalah grup band SORE, Ardhito Pramono, dan Yennu Ariendra asal Yogyakarta yang mengusung proyek musik koplo berbalut elektronika atau koplotronika.

"Gue suka musik folk dari Indonesia seperti SORE dan Ardhito. Kalau Ardhito karena memang lagi syuting bareng dia. Menurut gue, dia cukup jenius, lagu-lagunya personal sekali, dan gue suka lirik-lirik yang dia bikin," buka Chicco kepada ANTARA di Jakarta, Rabu (26/7).

Uniknya menurut Chicco, karakter musik yang disuguhkan oleh Ardhito Pramono sesungguhnya bukan merupakan musik yang ia sukai selama ini. Tetapi, kekuatan lirik lagu-lagu karya sang musisi membuat Duta Festival Film Indonesia 2023 itu kemudian kepincut dan jatuh hati.

"Menariknya, terkadang kita mendengarkan musik harus yang kita suka ya, namun musik Ardhito ini sebenarnya nggak kena ke gue sama sekali. Tetapi pas dengarkan liriknya, rasanya memberi sesuatu hal yang baru untuk gue. Jadi kayak lebih mengenal dengan dia, padahal sesungguhnya kan nggak," terangnya.

Lebih lanjut, bungsu dari tiga bersaudara ini malah mengaku bisa merasa 'metal' alias mellow total kala mendengarkan lagu-lagu pop Jawa koplo berbalut dimensi musik elektronika milik seniman musik Yennu Ariendra.
Aktor Chicco Kurniawan saat bertandang ke Kantor Berita ANTARA Jakarta, Rabu (26/7). (ANTARA/Ahmad Faishal)


"Ada salah satu musisi dari Yogyakarta namanya Yennu Ariendra bikin koplotronika. Gue kalau dengar lagu-lagunya, ya bisa nangis parah. Itu kan aransemen yang dibuat kayak zaman almarhum Didi Kempot, bikin orang-orang benar-benar nangis. Gue bisa se-random itu," katanya seraya tertawa.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Chicco Kurniawan gemar menikmati musik folk hingga koplotronika
Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2024