KTT ASEAN diharapkan mampu pulihkan pasar ekspor mebel

id pemulihan pangsa pasar ekspor, ktt asean bantu pemulihan

KTT ASEAN diharapkan mampu pulihkan pasar ekspor mebel

Muhammad Haidar Zaqi Umar, pemilik usaha Furncraft.id tengah berbincang dengan salah satu pekerjanya di tempat usahanya di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. (ANTARA/HO.)

Jepara (ANTARA) - Pengusaha mebel di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, berharap pelaksanaan KTT ASEAN berdampak pada pemulihan industri mebel dan ukir yang mengalami kelesuan di pasar luar negeri.

"Setelah pandemi COVID-19, sebetulnya kondisi pasar ekspor mebel di Eropa dan Amerika Serikat justru lesu. Untuk itulah, kami sangat berharap adanya KTT ASEAN di Indonesia memberikan dampak positif terhadap industri mebel dan ukir dari Kabupaten Jepara," kata Ketua Asosiasi Industri Permebelan dan Kerajinan Indonesia (Asmindo) Kabupaten Jepara Sahli Rais ketika dimintai tanggapannya terkait KTT ASEAN 2023 yang digelar di Jakarta pada 5-8 September 2023 di Jepara, Minggu.

Ia mengakui masa pandemi justru industri mebel dan ukir dari Kabupaten Jepara memiliki penjualan yang bagus, karena ekspor mebel dan ukir ke Eropa dan Amerika justru lancar dan permintaan juga cukup tinggi.

Hanya saja, imbuh dia, adanya perang di Ukraina justru berdampak pada lesunya pasar mebel di Amerika dan Eropa. Sehingga perlu ada upaya pembukaan pasar baru.

Sebelumnya, kata dia, memang ada pembicaraan bahwa Pemerintah RI akan memfasilitasi pembukaan pasar ekspor ke kawasan Asia Timur.

"Meskipun prospek penjualannya dimungkinkan tidak sebesar pasar Eropa dan Amerika, setiap ada peluang tetap kami manfaatkan semaksimal mungkin," ujarnya.

Ia mengakui karakter pembeli di Asia Timur memang berbeda dengan pangsa pasar negara lainnya. Karena transaksi di Asia Timur berbasis proyek, sedangkan di Eropa dan Amerika memang para pelaku jual beli mebel sehingga sekali bertransaksi nilainya cukup besar.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pengusaha mebel ingin KTT ASEAN bantu pulihkan pasar ekspor
Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2024