Logo Header Antaranews Jogja

Elektabilitas PDIP-Gerindra ketat

Rabu, 27 September 2023 06:36 WIB
Image Print
Hasil survei elektabilitas partai politik versi New Indonesia Research and Consulting. (ANTARA/New Indonesia)

Jakarta (ANTARA) - Survei New Indonesia Research & Consulting menunjukkan elektabilitas Gerindra terus membayangi PDI Perjuangan seiring makin ketatnya persaingan antara Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo dalam bursa capres.

Berdasarkan hasil survei terbaru New Indonesia, PDIP berada di urutan pertama dengan elektabilitas 17,8 persen, disusul Gerindra 17,4 persen.

Sementara itu partai-partai pengusung Anies Baswedan yang tergabung dalam Koalisi Perubahan, PKB menjadi partai terbesar dengan elektabilitas 7,0 persen, disusul PKS 4,4 persen dan NasDem 2,7 persen.

"Persaingan antara PDIP dan Gerindra semakin ketat, sedangkan partai-partai dari poros perubahan masih stabil," kata Direktur Eksekutif New Indonesia Research & Consulting Andreas Nuryono dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa.

Andreas mengatakan Gerindra terus menikmati coattail effect (kecenderungan seorang pemimpin partai politik populer untuk menarik suara kandidat lain) dari tingginya elektabilitas Prabowo.

"Terus melejitnya Prabowo dalam bursa capres mendorong pergerakan elektabilitas Gerindra hingga menempel ketat PDIP," ujarnya.

Sedangkan elektabilitas Ganjar yang baru mulai pulih setelah sempat anjlok akibat heboh Piala Dunia U20, namun belum cukup kuat mengungkit elektabilitas PDIP kembali ke posisi tertinggi yang diraih pada bulan Maret 2023, yakni sebesar 19,1 persen.

Saat ini Prabowo masih menjadi favorit dalam bursa capres, dan Gerindra juga membidik posisi sebagai partai terfavorit.

Jika tren tersebut terus berlanjut, bukan tidak mungkin Gerindra akan menyalip PDIP dan keluar sebagai partai pemenang Pemilu 2024. Padahal PDIP bertekad untuk mengulang kembali kemenangan yang pernah diraih dua kali berturut-turut.

Dalam waktu kurang dari satu bulan menuju pendaftaran pasangan capres-cawapres ke Komisi Pemilihan Umum (KPU), kubu Prabowo maupun Ganjar masih belum memutuskan siapa cawapres yang bakal mendampingi sang capres. Bahkan mencuat wacana untuk menggabungkan keduanya dalam satu koalisi besar.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Survei New Indonesia: Elektabilitas PDIP-Gerindra makin ketat



Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2026