Logo Header Antaranews Jogja

Naik, harga emas

Sabtu, 28 Oktober 2023 06:38 WIB
Image Print
Ilustrasi - Seorang karyawan menunjukkan batangan emas seberat 20 gram di cabang perusahaan saham gabungan Goznak, Moscow Mint, yang mengumumkan dimulainya penjualan emas batangan kepada individu, di Moskow, Rusia, 22 Mei 2023. ANTARA/REUTERS/Maxim Shemetov/pri.

Chicago (ANTARA) - Harga emas berjangka pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB) naik dipicu tensi geopolitik di Timur Tengah.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember di divisi Comex New York Mercantile Exchange ditutup naik 1,1 dolar AS atau 0,06 persen menjadi 1.998,5 dolar AS per ounce.

Pasukan Israel, yang melancarkan serangan darat terbesar di Gaza semalam sejak konflik antara Israel dan Hamas dimulai pada 7 Oktober lalu, memicu permintaan emas.

Data ekonomi, yang dirilis pada Jumat (27/10/2023) beragam. Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan bahwa indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi AS, yang merupakan ukuran utama inflasi Federal Reserve, naik 0,3 persen pada September. Angka tersebut sejalan dengan ekspektasi pasar.

Departemen Perdagangan AS melaporkan bahwa belanja pribadi AS meningkat sebesar 0,7 persen pada September, setelah naik sebesar 0,4 persen pada Agustus. Angka itu di atas perkiraan 0,5 persen, dikutip dari Xinhua.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Emas naik dipicu tensi geopolitik di Timur Tengah



Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2026