
Bupati Sleman: Musker PMI DIY momentum merumuskan program vital

Sleman (ANTARA) - Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo menyebut bahwa Musyawarah Kerja (Musker) Palang Merah Indonesia (PMI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menjadi momentum tepat untuk melakukan evaluasi dan menyusun program dan rencana guna lebih mengoptimalkan tugas dan peran PMI.
"Diharapkan dari Musyawarah Kerja PMI ini dapat digali dan dimunculkan berbagai pokok masalah yang vital dan urgen dalam organisasi," kata dia saat menghadiri Musker PMI DIY di Sleman, Sabtu.
Menurut dia, kegiatan Musker PMI DIY ini juga diharapkan akan melahirkan kebijakan yang tepat untuk mengoptimalkan kinerja organisasi dan meningkatkan kualitas pelayanan pada masyarakat.
Kegiatan musker yang berlangsung di Ruang Sembada Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman ini diikuti perwakilan PMI kabupaten/kota dan para relawan PMI di DIY.
Musker PMI DIY ini dibuka secara simbolis oleh Staf Ahli Gubernur DIY Etty Kumolowati yang dilanjutkan dengan penyerahan laporan kinerja masing masing perwakilan PMI se-DIY.
Hadir dalam kegiatan tersebut Staf Ahli Gubernur DIY Etty Kumolowati, Ketua PMI DIY Gusti Bendoro Pangeran Haryo (GBPH) Prabukusumo dan Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo.
Ketua Panitia Musker PMI DIY Sigit Arifianto mengatakan bahwa kegiatan musker yang diselenggarakan di Kabupaten Sleman ini dimaksudkan untuk melakukan evaluasi kinerja PMI se-DIY tahun 2023 serta membahas rencana kerja pada tahun 2024.
Pewarta : Victorianus Sat Pranyoto
Editor:
Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
