PMI Sleman laksanakan 204 kegiatan sosial selama 2025

id PMI Kabupaten Sleman ,PMI DIY ,Musker PMI Sleman

PMI Sleman laksanakan 204 kegiatan sosial selama 2025

Ketua PMI DIY GBPH Prabukusumo didampingi Ketua PMI Sleman Mafilindati Nuraini dan Sekda Sleman Susmiarto menyerahkan penghargaan kepada kapanewon pelaksana donor darah massal terbanyak pada kegiatan Musyawarah Kerja PMI Sleman tahun 2026 di Pendopo Parasamya Kabupaten Sleman, Sabtu (24/1/2026). ANTARA/HO-Bagian Prokopim Setda Sleman

Sleman (ANTARA) - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta melaksanakan sebanyak 204 kegiatan sosial dan kegiatan kemanusiaan selama 2025.

"Pada 2025 PMI Sleman telah melaksanakan sebanyak 204 kegiatan atau 52 persen dari 395 kegiatan yang ada dalam program kerja PMI Kabupaten Sleman," kata Ketua PMI Sleman Mafilindati Nuraini pada Musyawarah Kerja PMI Kabupaten Sleman tahun 2026 pada di Pendopo Parasamya Kabupaten Sleman, Sabtu.

Musyawarah kerja tersebut turut dihadiri Sekda Sleman Susmiarto, Ketua PMI DIY GBPH Prabukusumo dan semua komponen PMI Kabupaten Sleman.

Mafilindati mengatakan dari 204 kegiatan tersebut PMI Kabupaten Sleman menggunakan anggaran sebesar Rp21,2 miliar, sedangkan penerima manfaat dari kegiatan PMI Kabupaten Sleman tahun 2025 di antaranya layanan donor darah dengan 39.210 kantong darah yang didistribusikan.

"Kemudian layanan 'Lada Manis' (Layanan Darah Sleman Gratis) terhadap 6.583 orang, layanan Klinik Pratama 6.069 orang, layanan ambulan 'emergency' dan kedaruratan 861 orang, layanan tim kesehatan dan ambulan non-'emergency' 108.581 orang," katanya.

Selain itu PMI Kabupaten Sleman juga memberikan layanan pendampingan masyarakat untuk pengurangan risiko bencana berupa sosialisasi dan program Satuan Pendidikan Aman Bencana kepada 4.604 orang.

"Kami menyadari kami tidak bisa memberikan yang sempurna tetapi kami memberikan yang optimal yang bisa kami laksanakan," katanya.

Sekda Kabupaten Sleman Susmiarto menyampaikan apresiasi kepada PMI Kabupaten Sleman yang telah melakukan dedikasi dan kegiatan kemanusiaan di Kabupaten Sleman.

Menurut dia, PMI menjadi mitra strategis Pemerintah Kabupaten Sleman dalam memberikan layanan sosial dan kemanusiaan, terutama dalam kebencanaan, kecelakaan, pelayanan kesehatan, donor darah dan sebagainya.

"Mudah-mudahan Musyawarah Kerja PMI Sleman tahun 2026 ini menjadi ajang evaluasi program kerja yang telah dilaksanakan, agar ke depannya bisa lebih ditingkatkan lagi," katanya.

Ketua PMI DIY GBPH Prabukusumo mengaku bangga serta mengapresiasi PMI Kabupaten Sleman yang telah melaksanakan tugasnya secara totalitas.

Hal ini menurutnya karena PMI Kabupaten Sleman bersama pemerintah daerah dan berbagai unsur terkait lainnya bisa bekerjasama dengan baik dan kompak.

"Saya pernah 54 kali jadi ketua di berbagai organisasi. Dari pengalaman saya jadi ketua-ketua itu, saya merasa di Sleman itu selalu menjadi yang terbaik. Artinya dalam kepengurusan apa pun di Sleman itu orangnya benar-benar total, kerja keras, kerja cerdas, kerja sama. Pemerintah daerah memberikan motivasi, fasilitasi dan apresiasi," katanya.

Pada acara tersebut juga diserahkan penghargaan pelaksanaan donor darah massal dengan jumlah pendonor terbanyak.

Peringkat pertama diraih PMI Kapanewon (Kevamatan) Cangkringan yang telah melaksanakan kegiatan donor darah sebanyak lima kali dengan jumlah pendonor sebanyak 797 pendonor.

Kemudian Kapanewon Kalasan dengan 540 pendonor, Kapanewon Seyegan dengan 230 pendonor, Kapanewon Godean dengan 216 pendonor, dan Kapanewon Ngemplak dengan 196 pendonor.

Pewarta :
Editor: Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.