Yogyakarta (ANTARA) - Kantor Wilayah Badan Pertahanan Nasional Daerah Istimewa Yogyakarta (Kanwil BPN DIY) menerima kunjungan perwakilan dari Government of Nepal Land Officials yang salah satunya bertujuan untuk memperkuat kolaborasi dalam bidang transformasi digital.
"Kegiatan ini menjadi ruang strategis untuk saling berbagi pengalaman serta memperkuat kolaborasi dalam bidang transformasi digital data dan modernisasi layanan pertanahan," kata Kepala Kantor Wilayah BPN DIY Dony Erwan Brilianto dalam keterangan usai menerima kunjungan di Yogyakarta, Jumat.
Menurut dia, kinerja serta sistem pertanahan yang telah dijalankan, khususnya inovasi digital yang diterapkan BPN DIY dapat mendukung percepatan layanan kepada masyarakat.
"Transformasi digital di lingkungan BPN sebagai langkah penting dalam mewujudkan layanan yang semakin cepat, transparan, dan akuntabel," katanya.
Baca juga: Wamen ATR/BPN Ossy tegaskan Komitmen Presiden Prabowo untuk menyejahterakan rakyat
Dalam kunjungannya tersebut, delegasi Nepal mendapat kesempatan melihat langsung implementasi sistem pertanahan berbasis teknologi, mulai dari pengelolaan data digital, penerapan layanan elektronik, hingga tata kelola pelayanan masyarakat yang lebih sederhana dan efisien.
"Inovasi tersebut menjadi salah satu wujud nyata komitmen Kanwil BPN DIY dalam menghadirkan pelayanan yang berorientasi pada kebutuhan publik," kata Dony.
Sementara itu, Pimpinan delegasi Nepal Mr. Ganesh Prasad Bhatta mengatakan apresiasi mendalam atas penerimaan yang hangat, serta kesempatan untuk belajar dari pengalaman Kanwil BPN DIY.
"Kunjungan ke Jakarta dan Yogyakarta ini menjadi pengalaman yang sangat berharga. Kami belajar banyak dari transformasi Indonesia dalam administrasi pertanahan, dari sistem tradisional menuju modernisasi, serta sangat terkesan dengan keramahan, kolaborasi, dan inovasi yang kami lihat," katanya.
Baca juga: Menteri Nusron minta maaf dan klarifikasi soal isu kepemilikan tanah oleh negara
Menurut dia, kunjungan ini tidak hanya menjadi ajang pertukaran pengetahuan, tetapi juga sarana memperkuat hubungan kerja sama antarnegara.
Delegasi Nepal memberi apresiasi terhadap pencapaian Indonesia, khususnya Kanwil BPN DIY, yang dinilai berhasil bertransformasi dari sistem pertanahan tradisional menuju era modern berbasis digital.
"Momentum ini diharapkan menjadi langkah awal bagi kerja sama yang lebih erat dalam mewujudkan tata kelola pertanahan yang semakin baik," katanya.
Baca juga: Kementerian ATR/BPN targetkan pengukuran dan pemetaan 2 Juta bidang tanah
