Prabowo kerja keras untuk rakyat selama setahun jadi presiden

id Sjafrie Sjamsoeddin,Sjafrie,Prabowo Subianto,Prabowo

Prabowo kerja keras untuk rakyat selama setahun jadi presiden

Presiden Prabowo Subianto didampingi Menhan Sjafrie Sjamsoeddin (kanan) usai tiba di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa (14/10/2025). Presiden Prabowo tiba di tanah air usai mengikuti KTT Sharm El Sheikh dalam rangka menyaksikan penandatanganan perjanjian damai Gaza, Palestina di Mesir. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/YU (ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJA)

Jakarta (ANTARA) - Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin mengatakan Prabowo Subianto telah bekerja dengan keras untuk membela kepentingan rakyat selama hampir setahun menjabat sebagai presiden.

Selama 1 tahun, Sjafrie mengaku Prabowo banyak menghabiskan waktunya untuk menyejahterakan rakyat melalui program - program strategis pemerintah, terutama di bidang kesehatan dan pangan.

Bahkan selama menjadi presiden, Sjafrie mengaku Prabowo hampir tidak pernah menggunakan satu hari untuk beristirahat.

"Beliau (Prabowo) tidak punya tanggal merah, beliau selalu memikirkan bagaimana keberpihakannya kepada rakyat, terutama yang menyangkut soal swasembada pangan," kata Sjafrie.

Baca juga: Gibran doakan Prabowo sehat dan kuat pimpin Indonesia Maju

Semangat juang tersebut, menurut Sjafrie, menjadi contoh untuk para menteri sehingga seluruh jajaran di bawah Kabinet Merah Putih ikut bekerja keras menjalankan program-program pemerintahan.

Karenanya, Sjafrie yakin Prabowo dan seluruh jajaran kabinet telah memberikan yang terbaik di tahun pertama masa pemerintahan.

Untuk diketahui, masa satu tahun pemerintahan Prabowo akan jatuh pada 20 Oktober mendatang. Prabowo diketahui dilantik di gedung DPR/MPR di depan para legislator hingga presiden dan wakil presiden sebelumnya Joko Widodo dan Ma'ruf Amin pada 20 Oktober 2024.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Menhan: Prabowo kerja keras untuk rakyat selama setahun jadi presiden

Pewarta :
Editor: Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.