Logo Header Antaranews Jogja

Kemendikdasmen: Pelatihan BK untuk guru bantu mencegah perundungan

Jumat, 21 November 2025 17:57 WIB
Image Print
Dirjen Guru, Tenaga Kependidikan dan Pendidikan (GTKPG) Kemendikdasmen Nunuk Suryani (tengah) dalam peninjauan ke SDN Banyuagung 1 di Surakarta, Jumat (21/11/2025) ANTARA/Prisca Triferna

Surakarta (ANTARA) - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyampaikan kebijakan peningkatan kompetensi bimbingan konseling (BK) pada guru menjadi salah satu cara untuk mencegah perundungan.

Dirjen Guru, Tenaga Kependidikan dan Pendidikan (GTKPG) Kemendikdasmen Nunuk Suryani di Surakarta, Jumat menyampaikan bahwa program peningkatan kompetensi bimbingan konseling kepada semua guru tidak bertujuan untuk mengganti peran guru BK, tapi memperkuat pendampingan kepada siswa salah satunya untuk mengidentifikasi aksi perundungan.

"Ada pencegahan sebelum terjadi, itu sebenarnya maksudnya. Jadi pembinaan karakter positif, itu anak nakal itu kan sebenarnya karena apa yang menjadi minat, bakatnya, masalahnya tidak tertampung dengan baik," jelasnya.

"Korban bullying, anak yang mem-bully itu sebenarnya juga karena mereka itu ‘tidak terarahkan dengan baik’. Kalau semua anak bisa didampingi, saya rasa tidak ada lagi bullying," tuturnya.

Sebelumnya, Kemendikdasmen memiliki program meningkatkan kompetensi guru dalam pembinaan karakter positif dan pengembangan pribadi, sosial, belajar dan karir murid melalui pendekatan bimbingan dan konseling serta layanan pembelajaran yang bernuansa bimbingan dan konseling. Pelatihan diberikan kepada guru BK, guru kelas dan guru mata pelajaran.

Diharapkan dengan pelatihan tersebut terjadi kolaborasi antara gue BK dan guru kelas dan mata pelajaran. Hal itu mengingat biasanya dalam suatu sekolah terdapat keterbatasan guru BK yang kemudian harus menangani jumlah murid yang banyak.

Sebelumnya, Mendikdasmen Abdul Mu’ti pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Dewan Pendidikan se-Indonesia di Surabaya, Jawa Timur, Kamis (20/11) menyebut pemerintah tengah memproses perbaikan regulasi untuk menangani kasus perundungan di sekolah.

Penyempurnaan aturan dipastikan akan dilakukan bersama dengan peningkatan kompetensi guru dengan pelatihan BK serta penguatan budaya kepekaan di sekolah.

"Kita terus meningkatkan kompetensi guru, termasuk pelatihan untuk guru-guru BK. Pendekatannya nanti memperkuat juga kepekaan di sekolah sehingga semua guru ke depan diharapkan bisa menjadi guru wali yang mampu memberikan bimbingan dan konseling kepada muridnya," katanya.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kemendikdasmen: Pelatihan BK untuk guru bantu cegah perundungan



Pewarta :
Editor: Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2026