
Bantul meningkatkan disiplin aparatur kelurahan melalui apel pembinaan

Bantul (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar apel pembinaan bagi seluruh pamong dan lurah dalam rangka memperingati Hari Desa 2026, sebagai upaya meningkatkan disiplin aparatur pemerintah kelurahan di daerah itu.
"Kami berharap apel pembinaan ini tidak sekadar bersifat seremonial, tetapi menjadi momentum penyegaran komitmen dan tanggung jawab aparatur kelurahan dalam melayani masyarakat," kata Bupati Bantul Abdul Halim Muslih di Bantul, Rabu.
Menurut dia, kelurahan atau desa ujung tombak pemerintahan yang memiliki peran strategis dalam memastikan pelayanan publik berjalan secara optimal.
"Saya menegaskan bahwa pada 2026 ini, Pemkab Bantul harus fokus pada lima kata kunci, yaitu profesional, berintegritas, inovatif, kinerja, dan dampak nyata bagi masyarakat," katanya.
Dari lima unsur tersebut, inovasi dinilai menjadi faktor penting dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan, termasuk di tingkat kelurahan.
"Inovasi sangat diperlukan, terutama di tengah kondisi berkurangnya dana keuangan desa, sedangkan tuntutan pelayanan masyarakat terus meningkat," katanya.
Ia berharap, pemerintah kelurahan mampu menjadi akselerator pembangunan di tingkat masyarakat sehingga harus bekerja secara cerdas, efektif, dan penuh tanggung jawab dengan memanfaatkan teknologi.
Meski demikian, kata dia, teknologi informasi bukan sebagai solusi utama, namun faktor sumber daya manusia yang berintegritas dinilai jauh lebih menentukan keberhasilan pelaksanaan program.
Melalui peringatan Hari Desa ini, Bupati Abdul Halim Muslih mengajak semua pamong kelurahan menyukseskan reformasi kelurahan sesuai mandat Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X.
Reformasi tersebut tidak hanya mencakup aspek administrasi dan birokrasi, tetapi juga diarahkan untuk menjadikan kelurahan berdaya sebagai pusat pemberdayaan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi.
"Saya berharap lurah beserta pamong kelurahan mampu mentransformasi kelurahan menjadi lembaga yang lebih responsif dan inovatif dalam mengelola potensi daerah serta melestarikan nilai-nilai budaya yang kita miliki," katanya.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Kalurahan, Kependudukan, dan Pencatatan Sipil DIY KPH Yudanegara mengatakan kelurahan di wilayah Bantul terus menjaga kedisiplinan, transparansi, serta akuntabilitas dalam penyelenggaraan pemerintahan.
"Semoga kelurahan di Bantul semakin sejahtera dan disiplin, dengan transparansi dan akuntabilitas yang semakin terjaga. Reformasi kelurahan diharapkan terus berlanjut agar pelayanan dan program masyarakat dapat berjalan dengan baik," katanya.
Pewarta : Hery Sidik
Editor:
Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
