Jakarta (ANTARA) - Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) siap membangkitkan para peternak di desa demi memastikan roda ekonomi berputar dan bermanfaat untuk masyarakat setempat.
Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto di Jakarta, Senin, menyampaikan salah satu wujud upaya membangkitkan peternak desa adalah dengan menggandeng berbagai pihak, seperti Kurma Adzwa Farm, yakni peternakan domba yang menggabungkan pengelolaan modern dengan pendekatan ramah lingkungan.
"Ini sudah senafas sama kita. Ini sesuai program kita sekarang yaitu pemuda pulang ke desa. Kita akan kembangkan ekosistem peternakan ini dan kita maksimalkan," kata Mendes Yandri saat menerima audiensi pemilik Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S) Kurma Adzwa Farm Ikhsan Davit Wijaya.
Diketahui, kolaborasi itu tidak terbatas pada pengelolaan domba, tetapi juga mencakup peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dalam bidang peternakan. Para remaja desa akan dikirim belajar ke Jepang dan pulang ke Indonesia untuk mengamalkan ilmunya, berikut dengan pembangunan sistem peternakan yang tepat.
Hal itu sebagaimana kampanye yang disampaikan Mendes Yandri agar para pemuda berkarya di desa guna mewujudkan AstaCita ke-6 Presiden Prabowo Subianto.
Berikutnya Mendes Yandri mengapresiasi gerakan Kurma Adzwa Farm terkait dengan upaya meningkatkan kualitas SDM melalui pendampingan saat mengembangkan peternakan. Kemendes, kata dia, akan mendukung upaya itu dengan meresmikan kolaborasi yang akan dituangkan dalam Memorandum of Understanding (MoU).
Menurut dia, pendampingan itu harus disertai dengan pemberdayaan untuk memastikan keberlanjutan atas program tersebut. Jika keduanya terlaksana secara maksimal, Mendes Yandri meyakini pengembangan peternakan di desa akan sukses dan membawa manfaat besar untuk masyarakat desa.
"Jadi, ini butuh pendampingan dan pemberdayaan. Kalau didampingi terus tanpa pemberdayaan mereka marah, kalau kita berdayakan tanpa pendampingan, maka hilang itu. Kalau kita kasih modal, mesti kita kasih pendampingan, kalau kita kasih pendampingan harus ada pemberdayaan," kata dia.
Program bersama Kurma Adzwa Farm diharapkan terealisasi di seluruh Indonesia, dimulai dari Banten dan Jawa Barat dan akan direplikasi ke wilayah lain dengan konsep yang matang.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kemendes bangkitkan peternak di tingkat desa
