Pertamina mengumumkan tidak ada PHK imbas merger 3 anak usaha ke karyawan

id Merger Pertamina,Penggabungan tiga anak usaha Pertamina,PHK,Pertamina

Pertamina mengumumkan tidak ada PHK imbas merger 3 anak usaha ke karyawan

Logo Pertamina. (ANTARA/HO)

Jakarta (ANTARA) - PT Pertamina (Persero) mengumumkan kepada karyawannya bahwa tidak ada pemutusan hubungan kerja (PHK) imbas merger tiga anak usaha PT Pertamina Patra Niaga, PT Kilang Pertamina Internasional (KPI), dan PT Pertamina International Shipping (PIS).

“Tadi pagi kami baru umumkan ke karyawan dulu. Tadi sudah dijelaskan oleh manajemen ke karyawan, prinsipnya no one left behind (tidak ada yang ditinggal),” ujar Direktur Transformasi dan Keberlanjutan Bisnis Pertamina Agung Wicaksono ketika ditemui setelah acara “Town Hall Meeting: Akselerasi Dekarbonisasi Transportasi” yang digelar di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Jakarta, Senin.

Agung menyampaikan proses merger ketiga anak usaha Pertamina masih berlangsung, dan kini seluruh syarat pendahuluan (condition precedent)-nya sudah siap.

Setelah merger, lanjut dia, nama subholdingnya akan menjadi subholding downstream (hilir), menggabungkan tiga subholding Pertamina Patra Niaga, Kilang Pertamina Internasional, dan Pertamina International Shipping.

Sebelumnya, Pertamina memiliki enam subholding yang terdiri atas Subholding Upstream (hulu), Refining & Petrochemical (kilang dan petrokimia), Commercial and Trading (pemasaran, distribusi, perdagangan), Gas, Integrated Marine Logistics (pengapalan, logistik, dan layanan maritim), serta Power & New Renewable Energy (PNRE/energi terbarukan).

Dengan penyatuan tiga subholding, maka nanti Pertamina akan memiliki empat subholding, yakni Subholding Upstream (hulu), Subholding Downstream (hilir), Gas, dan PNRE.

Akan tetapi, Agung belum mengungkapkan kapan merger ketiga anak usaha tersebut akan selesai dan diumumkan kepada publik.

“Nanti akan kami umumkan, tetapi kami sudah siap semua condition precedent-nya. Namanya nanti Subholding Downstream,” kata Agung.

Pertamina mulanya menargetkan penggabungan tiga anak usaha itu bakal rampung pada 1 Januari 2026. Namun, rencana aksi korporasi itu masih belum dapat diselesaikan.

Direktur Transformasi dan Keberlanjutan Bisnis Pertamina Agung Wicaksono, pada Rabu (19/11/2025), menyampaikan perseroan mendapat pengawalan dari Danantara Indonesia untuk melakukan integrasi di bisnis hilir, yang terdiri dari sektor comercial and trading, refinery dan kilang, serta logistik.

Agung memaparkan, proses streamlining atau strategi menyederhanakan operasional bisnis ini merupakan arahan dari Presiden RI Prabowo Subianto untuk mencapai swasembada energi dan mengurangi kompleksitas operasional.

Tujuan utama dari program streamlining ini adalah untuk dapat fokus kepada core business atau bisnis inti dari Pertamina, yaitu dalam bidang minyak dan gas, pengolahan hingga distribusi energi, serta energi baru terbarukan.

Selain itu, strategi ini juga diharapkan dapat menambah daya saing perusahaan, dan lebih efisien dalam pengambilan keputusan.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pertamina umumkan tak ada PHK imbas merger 3 anak usaha ke karyawan

Pewarta :
Editor: Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.