Jaga kesehatan selama perjalanan mudik dengan cara ini

id jaga kesehatan mudik,pos kesehatan dki

Jaga kesehatan selama perjalanan mudik dengan cara ini

Ilustrasi - Mengendarai mobil. ANTARA/Photo by Hassan OUAJBIR from Pexels

Jakarta (ANTARA) - Dinas Kesehatan DKI Jakarta mengimbau seluruh pemudik, khususnya pengemudi agar memastikan kondisi fisik prima selama perjalanan, antara lain dengan beristirahat cukup selama enam hingga delapan jam sebelum berangkat.

"Berhenti dan beristirahat setiap tiga hingga empat jam perjalanan, menghindari berkendara saat mengantuk atau lelah," kata Pelaksana tugas (Plt.) Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan DKI Jakarta Debi Intan Suri saat dihubungi di Jakarta, Rabu.

Selain itu, pemudik juga disarankan mengonsumsi makanan bergizi dan cukup cairan, tidak menggunakan ponsel saat mengemudi, dan selalu mematuhi peraturan lalu lintas.

"Kelelahan dan kurang istirahat menjadi salah satu penyebab utama kecelakaan saat arus mudik. Keselamatan adalah prioritas utama, karena keluarga menanti di kampung halaman," pesan Debi.

Baca juga: Menteri LH minta pemudik tetap perhatikan aspek lingkungan

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyediakan pos kesehatan selama arus mudik dan balik Lebaran, yakni pada 13-30 Maret 2026 di 12 lokasi, meliputi tujuh terminal bus, tiga stasiun dan dua pelabuhan/dermaga selama arus mudik Lebaran 2026.

Rinciannya, yakni di Terminal Kampung Rambutan, Terminal Pulo Gebang, Terminal Kalideres, Terminal Tanjung Priok, Terminal Grogol, Terminal Lebak Bulus, dan Terminal Muara Angke.

Kemudian, Stasiun Pasar Senen, Stasiun Gambir, dan Stasiun Jakarta Kota, serta Pelabuhan Kali Adem dan Pelabuhan Muara Angke.

Baca juga: Menko Polkam menekankan pelayanan penerbangan optimal selama Lebaran

Pos tersebut menyediakan layanan pemeriksaan tekanan darah, gula darah sewaktu, pemeriksaan kelaikan berkendara, serta disiapkan petugas untuk melayani pemudik yang mengalami masalah kesehatan.

Pemeriksaan kesehatan juga mencakup skrining mandiri aktivitas merokok, aktivitas fisik, penyakit tuberkulosis, penyakit jiwa, penyakit hati, penapisan faktor risiko kanker, status gizi, hipertensi, diabetes, penyakit kulit, penyakit paru obstruktif kronis (PPOK), dan kanker Paru.

Ada pula pengukuran berat badan, tinggi badan, dan lingkar perut, konseling dan edukasi, pemeriksaan narkoba, alkohol, dan respirasi (pemeriksaan kelaikan berkendara).

Baca juga: Kemenhub: Keluhan tiket pesawat mahal diduga akibat penerbangan tidak langsung

Baca juga: Pemudik mulai menggunakan seluruh jalur tol ke arah Jateng pada hari pertama one way






Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Jaga kesehatan selama perjalanan mudik dengan cara ini

Pewarta :
Editor: Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.