Ryan dan Zamora berbagi ring rebut gelar dunia WBC yang lowong

id tinju dunia, tinju putri wbc, kelas ringan super, sandy ryan, ramos zamora, ryan vs zamora, berita tinju terbaru

Ryan dan Zamora berbagi ring rebut gelar dunia WBC yang lowong

Poster laga tinju Sandy Ryan (kiri) melawan Karla Ramos Zamora dalam laman World Boxing Council (WBC) yang dipantau di Jakarta, Rabu (4/2/2026). (Laman resmi WBC)

Jakarta (ANTARA) - World Boxing Council (WBC) mengumumkan petinju Sandy Ryan dan Karla Ramos Zamora berbagi ring pada 21 Februari di Nottingham, Inggris, untuk merebut gelar juara dunia kelas ringan super putri (63,5 kg) WBC yang masih lowong.

"Hasil pertarungan ini akan menentukan arah langsung divisi super ringan putri sekaligus menandai dimulainya era baru kejuaraan dunia,” demikian pernyataan resmi WBC yang dikutip dari laman resminya dan dipantau di Jakarta, Rabu.

Gelar juara dunia divisi ringan super WBC lowong setelah pemegang gelar juara Chantelle Cameron melepaskan sabuk tersebut sebagai bentuk protes terhadap aturan tinju yang menurut dia tidak adil, khususnya soal durasi ronde yang berbeda antara petinju wanita (dua menit) dan pria (tiga menit).

Keputusan itu diambil Cameron sebagai sikap terhadap ketidaksetaraan dalam aturan tinju, sehingga gelar yang dimilikinya menjadi kosong.

Baca juga: WBC rayakan kisah inspiratif petinju Muhammad Ali taklukkan diabetes

Duel itu menjadi salah satu pertarungan penting di divisi super ringan putri karena akan menentukan siapa yang berhak menyandang status juara dunia baru.

Bagi Sandy Ryan, pertarungan itu memiliki arti khusus. Mantan juara dunia tersebut berambisi merebut kembali sabuk juara dan mengukuhkan posisinya sebagai salah satu petinju elit di divisi ringan super. Bertarung di depan pendukungnya sendiri di Nottingham menjadi motivasi tambahan bagi petinju Inggris itu untuk tampil maksimal.

Ryan memasuki pertarungan dengan bekal rekor profesional delapan kemenangan termasuk tiga kemenangan knockout (KO), tiga kekalahan, dan hasil imbang.

Baca juga: WBC suguhkan laga empat divisi di WBC Boxing Grand Prix seri ketiga

Selain itu, dia juga memiliki pengalaman sebagai pemegang gelar kelas ringan super WBC International, yang menjadi modal penting dalam menghadapi laga bertekanan tinggi.

Di sisi lain, Karla Ramos Zamora datang sebagai penantang dengan tekad besar dan peluang terbesar sepanjang karir profesionalnya.

Petinju asal Meksiko itu melihat pertarungan mendatang sebagai kesempatan emas untuk mencatatkan sejarah dengan menjadi juara dunia di negeri lawan.

Bertanding di luar negeri menghadirkan tantangan tersendiri bagi Zamora, mulai dari tekanan publik tuan rumah hingga atmosfer pertandingan yang tidak bersahabat.

Meski demikian, kondisi itu justru menjadi ujian mental dan karakter bagi sang petinju untuk membuktikan kapasitasnya di level tertinggi.

Zamora saat ini mengantongi rekor profesional 12 kemenangan (empat KO), 10 kekalahan, dan dua hasil imbang. Dengan pengalaman bertanding yang cukup panjang, dia siap memberikan perlawanan sengit demi merebut sabuk juara dunia WBC dan mengubah peta persaingan di divisi itu.

Baca juga: Tyson Fury akan lima duel dengan tiga petinju

Baca juga: Petinju Hebi Marapu bertarung di Jepang







Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Ryan dan Zamora berbagi ring rebut gelar dunia WBC yang lowong

Pewarta :
Editor: Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.