
Ketenangan Nara Kusuma berkat Program JKN

Yogyakarta (ANTARA) - Senyum Nara Kusuma Putra (33) terlihat jelas saat menemani putrinya yang berusia lima tahun di sofa dekat jendela sebuah rumah sakit pagi itu.
Ayah dua anak ini mengaku lebih tenang setelah kondisi anak pertamanya yang bernama Zeamalika Triskanara menunjukkan perkembangan positif, usai melewati masa kritis akibat demam tinggi yang mencapai angka 40 derajat celsius.
Ia merasa lega karena ini adalah kali pertama Zea mengalami demam tinggi hingga mengeluh sakit pada telinga.
“Hasil diagnosis dokter, ternyata ada infeksi paru. Setelah diberi antibiotik, demamnya mulai berkurang,” kata warga Sleman ini.
Tidak hanya kondisi kesehatan anaknya yang membaik, Nara Kusuma juga merasa tenang karena biaya pengobatan Zea ditanggung sepenuhnya oleh Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Ia mengakui menjadi peserta JKN memberikan banyak manfaat, terutama adanya jaminan perlindungan serta akses layanan kesehatan yang mudah.
“Pengobatan Zea memakai jaminan dari BPJS Kesehatan. Sebelumnya, istri saya juga menggunakannya untuk kontrol kehamilan anak kedua,” cerita Nara.
Nara mengenang saat kelahiran anak pertama, ia belum menggunakan layanan JKN sehingga harus membayar hingga Rp33 juta.
“Beda sekali antara memakai dan tidak memakai JKN. Sangat membantu,” ungkapnya penuh syukur.
Pengalaman itulah yang mengubah pola pikir Nara sebagai kepala keluarga. Ia segera mendaftarkan seluruh anggota keluarganya menjadi peserta JKN untuk mengantisipasi risiko tak terduga.
Keputusan itu terbukti tepat; proses persalinan anak keduanya berjalan lancar tanpa kendala biaya.
Nara bahkan sempat kagum karena meski ia memilih meningkatkan layanan ke kelas VIP, selisih biaya yang harus dibayar tetap wajar dan tidak memberatkan.
Ia merasa Program JKN bukan sekadar fasilitas medis, melainkan pemberi ketenangan sehingga ia bisa fokus pada kesembuhan anak tanpa dihantui ketakutan akan biaya yang membengkak.
“Saya sekeluarga merasakan tenang dan tidak khawatir memikirkan biaya berobat, semua dijamin BPJS Kesehatan asalkan sesuai indikasi medis. Bukan permintaan sendiri,” kata Nara.
Bagi Nara, menjadi bagian dari Program JKN adalah sebuah keputusan terbaik untuk memastikan bahwa kesehatan keluarga tetap menjadi prioritas utama tanpa harus terbebani urusan biaya.
Di akhir wawancara, Nara mengaku saat ini kondisi Zea sudah membaik, tidak lagi demam, namun masih menunggu pengobatan terkait adanya bentolan akibat alergi.
“Tinggal nunggu ini saja,” tutup Nara Kusuma sembari menunjukkan bentolan yang ada di perut Zea dan berharap anaknya kembali sehat.
Pewarta : Nur Istibsaroh
Editor:
Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
