Sebanyak 138 kuda ikuti kejuaraan pacuan kuda di Stadion SSA Bantul

id Pacuan kuda ,Kejuaraan nasional ,Stadion Sultan Agung

Sebanyak 138 kuda ikuti kejuaraan pacuan kuda di Stadion SSA Bantul

Salah satu kelas dalam kejuaraan pacuan kuda nasional di Stadion Sultan Agung Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta. Sabtu (4/4/2026) (ANTARA/Hery Sidik)

Bantul (ANTARA) - Sebanyak 138 kuda dari berbagai daerah mengikuti kejuaraan pacuan kuda bertajuk Indonesia’s Horse Racing (IHR): Triple Crown Serie I & Pertiwi Cup 2026 yang digelar PP Pordasi bersama SARGA.CO di Lapangan Pacuan Kuda Sultan Agung, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

"Triple Crown Serie I menjadi seri pertama dari tiga kejuaraan utama dalam seri Triple Crown. Triple Crown Serie I bulan April, Triple Crown Serie II bulan Mei, dan Indonesia Derby bulan Juli 2026," kata Managing Director SARGA Group Nugdha Achadie di Stadion Sultan Agung Bantul, Sabtu.

Kejuaraan yang diikuti 138 dari 11 daerah di Indonesia itu memperebutkan total hadiah sebesar Rp580 juta. Seekor kuda pacu yang bisa menciptakan hattrick memenangkan Kelas 3 Tahun Derby dalam kejuaraan-kejuaraan tersebut, berhak menyandang gelar Triple Crown.

Selain membuka perebutan gelar Triple Crown, IHR Triple Crown Serie I & Pertiwi Cup 2026 juga menawarkan keseruan setahun sekali, yaitu pertarungan antar-kuda betina (filly) berusia tiga tahun dalam satu kelas, memperebutkan Piala Pertiwi.

Baca juga: Sebanyak 120 kuda ikuti kejuaraan pacuan kuda Piala Raja di SSA Bantul

"Melalui IHR Triple Crown Serie I & Pertiwi Cup 2026 kami kembali menawarkan pengalaman baru menonton pacuan kuda bagi masyarakat Indonesia," katanya.

Menurut dia, pacuan kuda bukan hanya tentang keseruan pertarungan antar-kuda di lintasan, tetapi juga sebuah kegembiraan yang dapat dinikmati bersama keluarga, kerabat, dan teman.

"Pada IHR Triple Crown Serie I & Pertiwi Cup ini kami menyajikan nonton bareng mantan pelatih Tim Nasional sepakbola Indonesia Shin Tae-Yong, dan makan es krim sepuasnya bagi penonton dan seluruh pengunjung," katanya.

Menurut dia, kehadiran Shin Tae-yong, yang merupakan sosok pelatih kelas dunia, adalah representasi dari semangat 'Race to the World Stage' yang menjadi tema IHR 2026, yaitu harapan untuk membawa pacuan kuda Indonesia ke panggung dunia.

"Kami berharap kehadiran Shin Tae Yong dapat menginspirasi kita semua untuk dapat terus bekerja sama membawa kualitas pacuan kuda Indonesia menuju standar dunia," kata Nugdha Achadie.

IHR Triple Crown Serie I & Pertiwi Cup 2026 merupakan kejuaraan kedua dalam rangkaian IHR 2026 yang terdiri dari delapan event. Kejuaraan mempertandingkan 18 kelas, terdiri 10 kelas pacuan kelompok umur dan delapan kelas pacuan kelompok ketinggian.

Pewarta :
Editor: Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.