Mengenang Kopda Farizal Rhomadhon, prajurit TNI yang gugur di Lebanon

id Kopda Farizal ,Prajurit TNI gugur ,Misi perdamaian

Mengenang Kopda Farizal Rhomadhon, prajurit TNI yang gugur di Lebanon

Suasana pemakaman Kopda Anumerta Farizal Rhomadhon, prajurit TNI yang gugur di Lebanon. (ANTARA/Hery Sidik)

Yogyakarta (ANTARA) - Di sebuah sudut di pedukuhan Ledok, Kalurahan Sidorejo, Kecamatan Lendah, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, yang jauh dari pusat perkotaan, berdiri sebuah rumah sederhana, tidak terlalu luas namun nyaman dan tenang.

Itulah rumah Pak Senam, ayah Kopda Anumerta Farizal Rhomadhon, prajurit TNI yang gugur pada 29 Maret, saat menjalankan misi perdamaian di Lebanon, Saat itu, Kopda Farizal bersama prajurit TNI lainnya tergabung dalam Pasukan Perdamaian PBB.

Selama hampir sepekan setelah kabar gugurnya Kopda Farizal, sekitar rumah yang selama ini didiami orang tuanya itu penuh dengan karangan bunga ucapan duka. Karangan bunga dari berbagai institusi negara dan lembaga itu berjejer sepanjang puluhan meter menuju rumah duka.

Tetangga dan tokoh masyarakat serta rekan yang mengenal Farizal dan keluarga lalu lalang berkunjung ke rumah duka untuk takziah atau mengucapkan bela sungkawa, memberi semangat kepada orang tua agar tetap tabah dan ikhlas

Setelah sepekan kemudian, penantian keluarga terhadap terjawab. Jenazah Farizal tiba di rumah duka pada Sabtu (4/4) malam, setelah sebelumnya diterbangkan menggunakan pesawat khusus dari Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta, dan mendarat di Lanud Adisutjipto, Yogyakarta.

Baca juga: KSAD memastikan negara memenuhi seluruh hak tiga prajurit TNI yang gugur

Jenazah Kopda Farizal Rhomadhon saat itu diterbangkan bersama jenazah Serka Anumerta M Nur Ichwan, anggota prajurit TNI yang juga gugur di Lebanon, yang berasal dari Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

Kedatangan kedua jenazah prajurit TNI tersebut disambut Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X dan Danrem 072/Pamungkas Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono dengan upacara penghormatan terakhir di Lanud Adisutjipto sebelum diserahkan kepada masing-masing keluarga.

Pewarta :
Editor: Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.