Logo Header Antaranews Jogja

Mudah dan cepat, JKN bantu Amalia sehat

Rabu, 22 April 2026 18:58 WIB
Image Print
Amalia Marsiati (44). ANTARA/HO-BPJS Kesehatan

Yogyakarta (ANTARA) - Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kembali terbukti memberikan perlindungan finansial dan kesehatan bagi masyarakat, sebagaimana dirasakan oleh Amalia Marsiati (44) saat menangani kondisi darurat sang buah hati.

Amalia menceritakan pengalamannya ketika sang anak mengalami demam tinggi yang tidak kunjung reda hingga harus dilarikan ke Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) untuk menjalani pemeriksaan medis lebih lanjut.

Berdasarkan hasil cek darah yang menunjukkan kadar trombosit sangat rendah, dokter segera menyarankan rawat inap selama delapan hari guna memastikan pemulihan total pasien di bawah pengawasan tenaga medis.

Selama masa perawatan tersebut, ia menilai pelayanan yang diberikan oleh dokter maupun perawat sangat profesional tanpa membedakan status sosial antara pasien umum dan peserta JKN.

Pengalaman positif ini bukan kali pertama baginya, sebab Amalia sebelumnya juga pernah menjalani operasi kelenjar payudara dengan prosedur yang dinilai sangat cepat, mudah, dan terorganisir dengan baik.

“Saya juga dulu pernah operasi kelenjar payudara. Prosesnya cepat dan mudah. Fasilitas kesehatan pertama memberikan rujukan, kemudian saya langsung datang ke rumah sakit, rawat inap. Keesokan harinya, saya dioperasi sama dokter bedah. Tiga hari kemudian, saat sudah dinyatakan pulih, saya diperbolehkan pulang. JKN ini sangat membantu bagi saya dan keluarga,” tegasnya.

Amalia menilai pelayanan JKN sangat berkualitas dan mudah berkat kehadiran Aplikasi Mobile JKN yang memungkinkannya rutin melakukan skrining riwayat kesehatan secara mandiri setiap tahun.

Melalui aplikasi tersebut, ia dapat memantau risiko kondisi kesehatannya secara praktis serta mendapatkan saran medis maupun rujukan konsultasi ke dokter hanya dengan pengisian data sekali klik.

“Saya bisa memantau kondisi kesehatan saya apakah termasuk dalam kategori berisiko atau tidak. Bahkan, saat hasilnya sudah keluar, ada beberapa saran yang dapat dilakukan. Seperti, konsultasi dengan dokter di FKTP terdaftar, jika hasilnya berisiko. Caranya juga mudah, cukup dengan sekali klik, mengisi beberapa pertanyaan, lalu hasilnya langsung keluar,” imbuhnya.

Selain itu, ia memanfaatkan fitur antrean daring dan layanan pengurusan administrasi perpindahan fasilitas kesehatan tanpa harus datang ke kantor BPJS Kesehatan sehingga tidak mengganggu efisiensi pekerjaannya.

Amalia juga menyatakan komitmennya untuk rutin membayar iuran sebagai bentuk gotong royong bagi sesama sekaligus memastikan ketenangan keluarga karena pelayanan kesehatan kini sudah semakin mudah didapatkan sesuai prosedur.

“Saya ingin bisa sehat terus, sehingga iuran yang saya bayarkan dapat dimanfaatkan oleh orang yang benar-benar membutuhkan di luar sana. Saya juga menjamin iuran JKN
saudara saya setiap bulan. Kalau sudah punya JKN, rasanya tenang. Menurut saya, BPJS Kesehatan sudah memberikan pelayanan yang bagus dan mudah. Kalau kita mau mengikuti proses dan alur sesuai prosedur, semua gampang,” tutupnya.



Pewarta :
Editor: Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026