Logo Header Antaranews Jogja

Kemlu: Kru WNI korban pembajakan Somalia dalam kondisi baik

Senin, 18 Mei 2026 18:34 WIB
Image Print
Keluarga salah satu awak yang menjadi korban pembajakan kapal MT Honour 25 di Somalia menunjukkan foto korban kepada wartawan di Gowa, Sulawesi Selatan. ANTARA/Handout/aa.

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Luar Negeri RI menyatakan seluruh awak kapal WNI korban pembajakan MT Honour 25 di Somalia dalam kondisi sehat, kebutuhan logistik terpenuhi, dan gaji tetap dibayarkan,

Menurut pernyataan resmi Kemlu RI di Jakarta, Senin, Kemlu dan perwakilan Indonesia di luar negeri terus berkoordinasi intensif dengan berbagai pihak di dalam dan luar negeri untuk menindaklanjuti kasus pembajakan kapal tersebut.

Kemlu, Kementerian Perhubungan, dan pihak terkait juga telah menghubungi keluarga awak kapal serta memastikan pemerintah terus mengupayakan perlindungan maksimal bagi WNI di luar negeri.

Menurut Kemlu, proses negosiasi antara otoritas setempat, manajemen kru, dan pihak terkait lainnya di Somalia masih berlangsung hingga kini.

Sebelumnya, kapal MT Honour 25 dilaporkan dibajak pada 22 April di perairan sekitar Hafun, Somalia.

Kapal itu diawaki empat ABK WNI, 10 awak asal Pakistan, serta masing-masing satu awak dari India dan Myanmar.

Pada 26 April, keluarga korban meminta Pemerintah Indonesia dan Presiden Prabowo Subianto segera mengambil langkah untuk menjamin keselamatan para awak kapal.

Empat ABK WNI tersebut berasal dari Sulawesi Selatan, Jawa Barat, dan Jawa Tengah.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kemlu: Kru WNI korban pembajakan Somalia dalam kondisi baik



Pewarta :
Editor: Sutarmi
COPYRIGHT © ANTARA 2026