Logo Header Antaranews Jogja

BRIN: Talenta animasi Indonesia sudah mencapai standar kompetitif global

Selasa, 19 Mei 2026 19:42 WIB
Image Print
Kepala Pusat Riset Masyarakat dan Budaya Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Aulia Hadi Ph.D dalam sambutannya di acara peluncuran dan koferensi pers Indonesia Animation Report 2026 di Jakarta, Selasa (19/5/2026). (ANTARA/Farika Nur Khotimah)

Jakarta (ANTARA) - Kepala Pusat Riset Masyarakat dan Budaya Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Aulia Hadi Ph.D mengatakan industri animasi Indonesia saat ini menunjukkan perkembangan signifikan dengan kapasitas talenta dan kualitas karya yang dinilai telah mencapai standar kompetitif global.

“Hari ini tentunya menggarisbawahi bahwa saat ini kita memiliki kapasitas teknis, kemudian juga kualitas talenta, dan daya kreasi anak bangsa yang sudah mencapai standar kompetitif global,” kata Aulia dalam peluncuran dan konferensi pers Indonesia Animation Report 2026 di Jakarta, Selasa.

Menurut dia, pertumbuhan industri animasi nasional selama satu dekade terakhir menunjukkan kontribusi yang semakin besar terhadap ekonomi kreatif Indonesia.

Aulia mengatakan laporan Indonesia Animation Report 2026 mencatat industri animasi nasional mengalami pertumbuhan signifikan, termasuk dari sisi pengembangan kekayaan intelektual atau Intellectual Property (IP).

“Nah, lebih dari itu, juga tadi lonjakan pendapatan IP yang ada di sektor animasi ini, khususnya pada tahun 2025, ini juga menjadi penanda bahwa lahirnya era baru di ekonomi kreatif yang berbasis kepada kekayaan intelektual,” ujarnya.

Ia menilai Indonesia memiliki potensi besar dalam pengembangan IP kreatif karena didukung keragaman cerita dan karakter lokal.

“Indonesia sudah mulai menunjukkan kapasitasnya yang bisa berproduksi untuk ikut di dalam potensi besar untuk memunculkan karakter, cerita, dan juga berbagai semesta kreatif yang ada di Indonesia ini,” katanya.

Menurut Aulia, laporan tersebut juga memetakan berbagai dimensi strategis industri animasi nasional, mulai dari struktur industri, pembiayaan, transformasi model bisnis, hingga dampak kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).

“Laporan ini juga memetakan secara simultan seluruh dimensi strategis dari industri animasi yang ada di Indonesia,” ujarnya.

Ia berharap Indonesia Animation Report 2026 dapat menjadi fondasi strategis dalam pengembangan kebijakan dan kolaborasi industri animasi nasional ke depan.

“Semoga Indonesia Animation Report 2026 dapat menjadi fondasi strategis bagi kita, baik untuk melalui kebijakan yang lebih progresif, untuk kolaborasi yang lebih kuat, dan tentunya untuk masa depan industri animasi Indonesia,” kata Aulia.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: BRIN: Talenta animasi Indonesia sudah capai standar kompetitif global



Pewarta :
Editor: Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2026