
Pemkab bersama UTY dan industri lanjutkan Program Sleman Pintar

Sleman (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), bersama Universitas Teknologi Yogyakarta (UTY) meluncurkan beasiswa Program Sleman Pintar tahun kedua, sekaligus menjalin kerja sama dengan berbagai dunia industri di Kampus UTY pada Selasa.
Bupati Sleman Harda Kiswaya pada kesempatan tersebut mengapresiasi kontribusi UTY dan dunia usaha dalam menyukseskan program ini.
"Pendidikan merupakan instrumen krusial untuk mengatasi hambatan kemiskinan demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat," katanya.
Pihaknya berkomitmen penuh mendukung keberlanjutan program tersebut serta terus meningkatkan kualitas layanan publik, yang saat ini berhasil menduduki peringkat kedua terbaik di Indonesia.
"Kami, masyarakat Kabupaten Sleman, sangat berterima kasih kepada UTY dan dunia usaha. Kami benar-benar bisa merasakan manfaat dari program ini," katanya.
Turut hadir pada acara tersebut Wakil Bupati (Wabup) Sleman Danang Maharsa, Rektor UTY Dr Bambang Moertono Setiawan, Ketua DPRD Sleman Gustan Ganda, perwakilan mitra industri, dan pemangku kepentingan lainnya.
Melalui program di UTY ini mahasiswa akan mengikuti masa perkuliahan rutin di kampus, disusul dengan program magang intensif selama 1,5 tahun di berbagai perusahaan mitra industri terpercaya.
Program kolaborasi antara UTY, Pemkab Sleman, dan sektor industri, ini mengusung misi "Satu Keluarga Miskin Satu Sarjana" dengan tujuan utama memutus mata rantai kemiskinan di wilayah Kabupaten Sleman melalui akses pendidikan tinggi yang inklusif.
Wabup Sleman Danang Maharsa yang juga merupakan Ketua Tim Penanggulangan Kemiskinan Sleman menegaskan pentingnya intervensi pendidikan bagi lulusan SMA sederajat dari keluarga miskin.
"Pembekalan ilmu akademik dan keterampilan kerja nyata melalui program kuliah gratis ini akan memberikan modal besar bagi generasi muda Sleman agar mampu bersaing secara mandiri dan bisa keluar dari jeratan rantai kemiskinan," katanya.
Sedangkan Rektor UTY Bambang Moertono Setiawan menyampaikan pada tahun kedua ini Program Sleman Pintar memperluas jangkauannya secara signifikan.
Jika pada tahun pertama program ini hanya membuka tiga program studi, kini pendaftaran mahasiswa baru dikembangkan menjadi 20 program studi lintas disiplin, mulai dari rumpun teknik, komputer, sains, hingga sosial dan pariwisata.
"Program ini menawarkan skema kelas industri yang inovatif, dimana mahasiswa akan menempuh perkuliahan teori di dalam kampus selama dua tahun, dilanjutkan dengan praktik kerja atau kuliah langsung di industri selama 1,5 tahun. Selama menjalani masa perkuliahan di industri, para mahasiswa juga akan mendapatkan uang saku," katanya.
Acara ini juga diisi dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara UTY dengan sejumlah mitra industri baru antara lain PT Yogya Presisi Teknikatama Industri, PT Sinar Mulia Teknalum, CV Julang Marching Pratama, PT Media Sarana Data, CV Global Mitra Perkasa, PT Indo Tecno Medic, CV Tirta Shahadah dan PT Mari Belajar Indonesia Cerdas.
Pewarta : Victorianus Sat Pranyoto
Editor:
Sutarmi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
