Logo Header Antaranews Jogja

Kepala Bappenas: Transisi energi harus berfokus pada implementasi

Selasa, 1 September 2026 21:17 WIB
Image Print
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Rachmat Pambudy dalam agenda Indonesia Sustainable Energy Week (ISEW) 2026 di Jakarta, Rabu (19/8/2026). ANTARA/HO-Bappenas

Jakarta (ANTARA) - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Rachmat Pambudy mengatakan tahap berikutnya dari transisi energi Indonesia harus berfokus pada implementasi.

“Setiap kebijakan energi utama harus memiliki jalur proyek yang jelas. Setiap jalur proyek harus memiliki jalur pembiayaan, dan setiap investasi harus berkontribusi langsung terhadap prioritas pembangunan nasional kita,” ucapnya dalam agenda Indonesia Sustainable Energy Week (ISEW) 2026, dari keterangan resmi, Jakarta, Selasa.

Dalam kesempatan tersebut, dia menekankan pentingnya mempercepat implementasi transisi energi Indonesia melalui penguatan proyek, pembiayaan, dan investasi yang selaras dengan prioritas pembangunan nasional.

Karena itu, melalui ISEW 2026 yang menjadi platform utama kerja sama energi Indonesia–Jerman, diharapkan adanya peningkatan kualitas kerja sama antara kedua negara agar semakin berorientasi pada investasi dan implementasi proyek.

Selama ini, kerja sama yang berlangsung disebut telah berkontribusi pada penguatan kebijakan, peningkatan kapasitas kelembagaan, pemberian bantuan teknis, serta pengembangan dialog antar pemangku kepentingan untuk mendukung agenda transisi energi Indonesia.

“Kerja sama generasi berikutnya antara Indonesia dan Jerman harus bergerak dari pengetahuan menuju investasi, dari studi menuju proyek, serta dari dialog kebijakan menuju implementasi di lapangan,” ujar Menteri PPN.

Rachmat Pambudy juga mengajak Indonesia dan Jerman untuk terus memperkuat kerja sama dalam mendorong pertumbuhan bersama dan mewujudkan dunia yang lebih hijau sebagai bagian dari upaya membangun masa depan yang lebih baik dan berkelanjutan.

“Transisi energi tidak hanya menjadi bagian dari upaya menurunkan emisi, tetapi juga dapat menjadi mesin baru industrialisasi, memperkuat ketahanan energi, menciptakan peluang ekonomi baru di seluruh penjuru Indonesia, serta mendukung transformasi Indonesia menuju 2045 yang lebih cepat, tangguh, inklusif, dan berkelanjutan,” kata dia

Sejalan dengan hal tersebut, Federal Minister for Economic Cooperation and Development Jerman Reem Alabali Radovan menyampaikan komitmen pemerintah Jerman untuk terus mendukung pengembangan investasi yang berorientasi pada kelestarian lingkungan.

Komitmen tersebut diharapkan semakin memperkuat kerja sama yang telah terjalin antara Indonesia dan Jerman dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan transisi energi.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kepala Bappenas: Transisi energi harus berfokus pada implementasi



Pewarta :
Editor: Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2026