Bantul (Antara Jogja) - Dinas Pertanian dan Kehutanan Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, menyiapkan sekitar 18.000 sapi potong untuk kebutuhan hewan kurban pada Idul Adha 1436 Hijriah di wilayah setempat.

"Stok sapi jantan siap potong sesuai penghitungan dinas dari seluruh kelompok ternak ada sekitar 18 ribu ekor," kata Kepala Bidang Kesehatan Hewan, Dinas Pertanian dan Kehutanan Bantul, Agus Rahmad Santosa di Bantul, Senin.

Menurut dia, jika melihat stok sapi jantan siap potong yang ada di seluruh kelompok ternak Bantul itu jumlahnya mencukupi kebutuhan hewan kurban karena pengalaman pada Lebaran Haji tahun lalu sapi yang disembelih sekitar 4 ribuan.

"Hasil pantauan penyembelihan hewan kurban untuk sapi tahun kemarin sebanyak 4.940 sapi, dengan lokasi pemotongan sebanyak 1.688 titik, pada tahun ini prediksinya (hewan kurban) stabil," kata Agus.

Ia mengatakan, kalaupun ada kenaikan permintaan hewan kurban, perkiraannya tidak sampai sebesar lima persen, sehingga stok sapi di sentra-sentra ternak sapi di Bantul, seperti di Segoroyoso Pleret dan Sanden mencukupi kebutuhan.

"Kita (Bantul) tidak kekurangan, karena jumlah sapi jantan siap potong sekitar 18 ribu, cuma masalahnya ternak itu dijual atau tidak, juga keluar Bantul atau tidak, karena itu stok untuk rutin," kata dia.

Sementara itu, ia juga mengatakan, untuk kambing yang disembelih pada Lebaran 2014 sebanyak 3.898 hewan, sementara domba sebanyak 4.903 hewan, namun diprediksi jumlah hewan kurban yang dipotong pada tahun ini hampir sama.

Agus mengatakan, untuk mengantisipasi peredaran hewan kurban yang terkena penyakit, pihaknya mengintensifkan pemeriksaan kesehatan hewan kurban di pasar-pasar hewan dan tempat penampungan hewan kurban yang ada di Bantul.

"Kami intens memeriksa kesehatan hewan kurban, untuk kemudian kami berikan surat keterangan kesehatan hewan (SKKH), tim kesehatan hewan sudah terjun sejak 1 September lalu," kata Agus.

KR-HRI