Cathay Pacific berencana berhentikan ratusan awak kabin internasional
Jumat, 17 April 2020 20:05 WIB
Pesawat Cathay Pacific Boeing 777-300ER mendarat di bandara Hong Kong, China (14/8/2019). ANTARA/REUTERS/Thomas Peter/aa.
Sydney (ANTARA) - Cathay Pacific Airways Ltd berencana memberhentikan 286 awak kabin yang bermarkas di Amerika Serikat karena pandemi virus corona telah menghentikan kegiatan perjalanan global, kata maskapai tersebut.
Selain itu, Cathay Pacific mengatakan pada Jumat, 210 pilot yang bermarkas di Australia dan Inggris akan diliburkan untuk sementara.
Cathay telah mengandangkan sebagian besar pesawatnya karena permintaan anjlok.
Maskapai penerbangan Hong Kong itu hanya mengoperasikan sejumlah kecil penerbangan pada April dan Mei ke kota-kota besar utama, seperti Beijing, Los Angeles, Singapura, Sydney, Tokyo dan Vancouver, yaitu tiga persen dari kapasitas normal.
Dalam pernyataan, Cathay mengatakan pihaknya sedang menjalin komunikasi dengan para awak kabin, yang terdampak dan bermarkas di New York, San Francisco dan Los Angeles serta dengan serikat pekerja mereka.
Perusahaan penerbangan tersebut mengatakan meliburkan 129 pilot Airbus SE di Australia, mulai 1 Mei hingga 30 Juni, walaupun tanggal akhir masih bisa berubah.
"Para pilot yang bermarkas di Australia dianjurkan untuk meminta cuti atau mengajukan diri untuk mengikuti skema penurunan gaji Cathay Pacific," maskapai itu menambahkan.
Sebanyak 72 pilot Boeing Co 777 Cathay yang bermarkas di London akan diminta cuti dan menerima bantuan pemerintah, jika memenuhi syarat.
Sementara itu, pilot-pilot yang bermarkas di Amerika Srikat dan Kanada sedang melakukan pertimbangan soal skema penurunan gaji, kata maskapai.
Bulan lalu, Cathay mengumumkan penutupan markas awak kabinnya di Vancouver, yang beranggotakan 147 awak, sebagai bagian dari hasil tinjauan bisnis.
Pada Kamis (16/4), maskapai tersebut mengatakan sedang mempertimbangkan opsi-opsi untuk menghadapi keadaan sulit serta untuk mengambil segala langkah guna mendapatkan pemasukan dana.
Dalam satu hari pekan ini, Cathay Pacific hanya menerbangkan 302 penumpang. Jumlah itu jauh menurun dibandingkan pada hari-hari biasa sebelumnya, yang mencapai sekitar 100.000 penumpang.
Sumber: Reuters
Selain itu, Cathay Pacific mengatakan pada Jumat, 210 pilot yang bermarkas di Australia dan Inggris akan diliburkan untuk sementara.
Cathay telah mengandangkan sebagian besar pesawatnya karena permintaan anjlok.
Maskapai penerbangan Hong Kong itu hanya mengoperasikan sejumlah kecil penerbangan pada April dan Mei ke kota-kota besar utama, seperti Beijing, Los Angeles, Singapura, Sydney, Tokyo dan Vancouver, yaitu tiga persen dari kapasitas normal.
Dalam pernyataan, Cathay mengatakan pihaknya sedang menjalin komunikasi dengan para awak kabin, yang terdampak dan bermarkas di New York, San Francisco dan Los Angeles serta dengan serikat pekerja mereka.
Perusahaan penerbangan tersebut mengatakan meliburkan 129 pilot Airbus SE di Australia, mulai 1 Mei hingga 30 Juni, walaupun tanggal akhir masih bisa berubah.
"Para pilot yang bermarkas di Australia dianjurkan untuk meminta cuti atau mengajukan diri untuk mengikuti skema penurunan gaji Cathay Pacific," maskapai itu menambahkan.
Sebanyak 72 pilot Boeing Co 777 Cathay yang bermarkas di London akan diminta cuti dan menerima bantuan pemerintah, jika memenuhi syarat.
Sementara itu, pilot-pilot yang bermarkas di Amerika Srikat dan Kanada sedang melakukan pertimbangan soal skema penurunan gaji, kata maskapai.
Bulan lalu, Cathay mengumumkan penutupan markas awak kabinnya di Vancouver, yang beranggotakan 147 awak, sebagai bagian dari hasil tinjauan bisnis.
Pada Kamis (16/4), maskapai tersebut mengatakan sedang mempertimbangkan opsi-opsi untuk menghadapi keadaan sulit serta untuk mengambil segala langkah guna mendapatkan pemasukan dana.
Dalam satu hari pekan ini, Cathay Pacific hanya menerbangkan 302 penumpang. Jumlah itu jauh menurun dibandingkan pada hari-hari biasa sebelumnya, yang mencapai sekitar 100.000 penumpang.
Sumber: Reuters
Pewarta : Tia Mutiasari
Editor : Eka Arifa Rusqiyati
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Dinkes memastikan di Gunungkidul belum ada masyarakat terpapar COVID-19
15 December 2023 18:54 WIB, 2023
Dinkes Yogyakarta memulai vaksinasi booster kedua setelah sistem siap
24 January 2023 17:51 WIB, 2023
Dinkes Kulon Progo mengimbau wisatawan tetap patuhi protokol kesehatan
24 December 2022 12:26 WIB, 2022
Dinkes Kota Yogyakarta ingatkan orang tua lengkapi vaksinasi polio anak
25 November 2022 19:15 WIB, 2022
Dinkes Gunungkidul menunda vaksinasi COVID-19 karena stok vaksin habis
13 November 2022 16:14 WIB, 2022