"Masyarakat sipil bisa, lho, memberikan catatan-catatan kritis. Kita harus membuka ruang check and balances," kata Ganjar seusai acara peringatan ulang tahun Ke-10 relawan Jaringan Kerja Akar Rumput Bersama Ganjar (Jangkar Baja) di Jakarta Selatan, Jumat.
Maksud dari check and balances yang diucapkan mantan Gubernur Jawa Tengah tersebut adalah upaya saling mengontrol untuk menjaga keseimbangan antara lembaga-lembaga negara.
Ganjar mengingatkan bahwa pihak dalam dan luar pemerintahan bisa saja mengganggu jalannya proses pemerintahan. Walaupun demikian, bukan berarti pemerintah mengabaikan pendapat dari pihak lain, termasuk masyarakat sipil.
Oleh karena itu, menurutnya perlu ada check and balances untuk memastikan bahwa pemerintahan berjalan aman dan lancar.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Ganjar: Perlu ada ruang "check and balances" di pemerintahan
Perlu ada ruang "check and balances" di pemerintahan, papar Ganjar
Sabtu, 11 Mei 2024 4:01 WIB
Mantan calon presiden Ganjar Pranowo berbicara dengan awak media seusai acara peringatan ulang tahun ke-10 relawan Jaringan Kerja Akar Rumput Bersama Ganjar (Jangkar Baja) di Jakarta Selatan, Jumat (10/5/2024). ANTARA/Nadia Putri Rahmani
Jakarta (ANTARA) - Mantan calon presiden Ganjar Pranowo mengingatkan bahwa perlu ada ruang check and balances, dari partai politik maupun masyarakat sipil, dalam suatu pemerintahan.
Pewarta : Nadia Putri Rahmani
Editor : Herry Soebanto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Eks-Cawabup Purbalingga dituntut 5,5 tahun penjara dan denda Rp600 juta karena korupsi
02 July 2025 17:55 WIB