Menparekraf Sandiaga: Bandung Maraton harus masuk "World Major Marathon"
Minggu, 21 Juli 2024 14:35 WIB
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno memberikan keterangan selepas mengikuti Bandung Marathon 2024 di Gedung Sate Bandung, Minggu (21/7/2024). (ANTARA/Ricky Prayoga)
Bandung (ANTARA) - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno yang mengikuti Bandung Marathon 2024 atau dikenal juga dengan Pocari Sweat Run Bandung 2024 mengharapkan ajang ini naik level masuk jajaran World Major Marathon.
Sandiaga menilai bahwa Bandung Marathon bisa bersanding dengan Tokyo dan Boston di level tersebut, mengingat Bandung memiliki suasana dan sejarah yang panjang untuk ajang semacam itu.
"Ingin levelnya naik sih, siapa tahu bisa gabung ke World Major Marathon seperti Tokyo Marathon, Boston, dan New York, karena Bandung cuacanya sangat nyaman dan juga sejarahnya sangat panjang," kata Sandiaga di Gedung Sate Bandung, Minggu.
Meskipun demikian, Sandiaga menilai untuk mencapai hal tersebut membutuhkan waktu yang tidak sebentar, karena ajang ini harus meningkatkan jumlah peserta yang saat ini mencapai 15 ribu, serta yang terpenting kesiapan panitia penyelenggara yang harus lebih baik lagi.
"Mungkin, kalau sekarang 15 ribu peserta, sebagai bandingan Boston itu 40 sampai 50 ribu pesertanya. Dan harus ada kesiapan, mungkin butuh waktu lima sampai 10 tahun," tutur Sandiaga.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Menparekraf berharap Bandung Maraton masuk "World Major Marathon"
Sandiaga menilai bahwa Bandung Marathon bisa bersanding dengan Tokyo dan Boston di level tersebut, mengingat Bandung memiliki suasana dan sejarah yang panjang untuk ajang semacam itu.
"Ingin levelnya naik sih, siapa tahu bisa gabung ke World Major Marathon seperti Tokyo Marathon, Boston, dan New York, karena Bandung cuacanya sangat nyaman dan juga sejarahnya sangat panjang," kata Sandiaga di Gedung Sate Bandung, Minggu.
Meskipun demikian, Sandiaga menilai untuk mencapai hal tersebut membutuhkan waktu yang tidak sebentar, karena ajang ini harus meningkatkan jumlah peserta yang saat ini mencapai 15 ribu, serta yang terpenting kesiapan panitia penyelenggara yang harus lebih baik lagi.
"Mungkin, kalau sekarang 15 ribu peserta, sebagai bandingan Boston itu 40 sampai 50 ribu pesertanya. Dan harus ada kesiapan, mungkin butuh waktu lima sampai 10 tahun," tutur Sandiaga.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Menparekraf berharap Bandung Maraton masuk "World Major Marathon"
Pewarta : Ricky Prayoga
Editor : Herry Soebanto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Menparekraf sebut pembalap dan Dorna puas kondisi trek Sirkuit Mandalika
27 September 2024 16:43 WIB, 2024
Menparekraf sebut industri kreatif Indonesia menjadi acuan negara lain
26 September 2024 19:36 WIB, 2024
Menteri Sandiaga jamin "Hosting fee" MotoGP Mandalika 2024 sesuai mekanisme
26 September 2024 17:27 WIB, 2024
Menparekraf pastikan tarif batas atas hotel menjelang MotoGP Mandalika
26 September 2024 16:15 WIB, 2024
Prabowo Subianto: Sandiaga kader Partai Gerindra saya susupkan ke PPP
01 September 2024 8:08 WIB, 2024
Menparekraf: Pengembangan pariwisata-ekraf mewujudkan ekosistem makin inklusif di Indonesia
01 September 2024 7:36 WIB, 2024
Anies Baswedan ditinggal, Partai Buruh bikin peluang koalisi baru Pilkada Jakarta 2024
29 August 2024 7:06 WIB, 2024
Terpopuler - Pariwisata & Budaya
Lihat Juga
Pemerintah RI mitigasi dampak dinamika geopolitik global pada sektor pariwisata
01 April 2026 15:15 WIB