Istana tegaskan Presiden Jokowi menggunakan penegak hukum untuk intimidasi tak benar
Minggu, 18 Agustus 2024 6:16 WIB
Arsip foto - Koordinator Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana menyampaikan keterangan pers di Gedung Sekretariat Negara, Jakarta. (ANTARA/Andi Firdaus/am.)
IKN (ANTARA) - Koordinator Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana menegaskan tuduhan Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto yang menyebut Presiden Joko Widodo menggunakan penegak hukum untuk mengintimidasi pihak tertentu, tidak benar.
"Tidak benar tuduhan yang disebarkan oleh Bapak Hasto Kristiyanto yang menyebutkan Presiden Jokowi menggunakan penegak hukum untuk mengintimidasi pihak-pihak tertentu. Apalagi narasi itu diimbuhi drama pemutaran rekaman video yang disebutkannya sebagai suara Presiden Jokowi," kata Ari dalam keterangan tertulis yang diterima di IKN, Kalimantan Timur, Sabtu.
Pernyataan Ari itu merespons video yang menunjukkan Hasto memperdengarkan kepada wartawan, potongan suara Jokowi dari sebuah video, yang intinya Presiden dapat membisiki penegak hukum untuk melakukan sesuatu.
Ari menegaskan rekaman video tersebut merupakan potongan pidato/sambutan Presiden pada Pembukaan Rapat Koordinasi Nasional Indonesia Maju Pemerintah Pusat dan Forkopimda 2019, di SICC Sentul tanggal 13 November 2019.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Istana: Tidak benar Jokowi gunakan penegak hukum untuk intimidasi
"Tidak benar tuduhan yang disebarkan oleh Bapak Hasto Kristiyanto yang menyebutkan Presiden Jokowi menggunakan penegak hukum untuk mengintimidasi pihak-pihak tertentu. Apalagi narasi itu diimbuhi drama pemutaran rekaman video yang disebutkannya sebagai suara Presiden Jokowi," kata Ari dalam keterangan tertulis yang diterima di IKN, Kalimantan Timur, Sabtu.
Pernyataan Ari itu merespons video yang menunjukkan Hasto memperdengarkan kepada wartawan, potongan suara Jokowi dari sebuah video, yang intinya Presiden dapat membisiki penegak hukum untuk melakukan sesuatu.
Ari menegaskan rekaman video tersebut merupakan potongan pidato/sambutan Presiden pada Pembukaan Rapat Koordinasi Nasional Indonesia Maju Pemerintah Pusat dan Forkopimda 2019, di SICC Sentul tanggal 13 November 2019.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Istana: Tidak benar Jokowi gunakan penegak hukum untuk intimidasi
Pewarta : Rangga Pandu Asmara Jingga
Editor : Herry Soebanto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Presiden Jokowi makan siang bersama dengan jajaran kabinet jelang purnatugas
18 October 2024 12:38 WIB, 2024
Presiden Jokowi meminta Putra Jawa Kelahiran Sumatera terus berkiprah di era baru
09 October 2024 17:37 WIB, 2024
Pramono Anung belum mengajukan cuti sebagai Seskab ke Presiden Jokowi
30 August 2024 18:49 WIB, 2024
Presiden Jokowi tak cawe-cawe di perpanjangan kepengurusan PDIP, tegas Istana
07 August 2024 10:16 WIB, 2024
Istana: Jokowi aktif menjaga silaturahmi dengan Megawati dan tokoh bangsa
07 August 2024 9:47 WIB, 2024
Keamanan Presiden prioritas tertinggi, Istana respons penembakan Donald Trump
15 July 2024 5:46 WIB, 2024
Pemerintah menghormati putusan DKPP berhentikan Ketua KPU RI Hasyim Asy'ari
03 July 2024 20:00 WIB, 2024