Yogyakarta (ANTARA) - Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (FEB UGM) Yogyakarta bersama organisasi internasional ASEAN+3 Macroeconomic Research Office (AMRO) membahas prospek ekonomi kawasan regional ASEAN di tengah ketidakpastian global.

Diskusi dikemas dalam seminar bertajuk "Seminar on ASEAN Regional Economic Outlook and Fiscal Policy" dengan mengangkat tema "Menavigasi Ketidakpastian Global: Mempertahankan Pertumbuhan dan Stabilitas di ASEAN" di Yogyakarta, Selasa.

Dekan FEB UGM Didi Achjari dalam sambutannya mengatakan, pentingnya keterlibatan yang lebih kuat antara dunia akademis dan organisasi internasional dalam menanggapi tantangan ekonomi yang terus berkembang.

"Seminar ini berlangsung pada momen krusial ketika ekonomi ASEAN menunjukkan ketahanan di tengah tantangan global yang semakin kompleks, sehingga diskusi-diskusi yang disampaikan menjadi sangat relevan dan penting," katanya.

Menurut dia, kawasan ASEAN saat ini menghadapi tantangan ekonomi yang semakin kompleks di tengah ketidakpastian geopolitik global dan perlambatan ekonomi dunia.

"Di tengah situasi tersebut, penguatan resiliensi ekonomi dan stabilitas fiskal menjadi kunci bagi negara-negara ASEAN untuk menjaga pertumbuhan yang berkelanjutan," katanya.

Sementara itu, Wakil Direktur AMRO Abdurohman menggarisbawahi pentingnya menjaga keberlanjutan fiskal dan memperkuat koordinasi kebijakan dalam pidato penutupnya.

"Kami berterima kasih kepada FEB UGM karena telah membantu membawa analisis regional AMRO ke dalam dialog yang kaya bagi akademisi, pembuat kebijakan, ekonom, dan mahasiswa," katanya.

Seminar mempertemukan akademisi, pembuat kebijakan, ekonom, dan mahasiswa untuk bertukar pandangan tentang prospek ekonomi regional dan prioritas kebijakan fiskal di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik, fragmentasi ekonomi, dan risiko eksternal termasuk volatilitas harga energi.

Seminar tersebut juga mengkaji prospek pertumbuhan regional, perkembangan fiskal, dan pilihan kebijakan untuk menghadapi lingkungan eksternal yang lebih menantang.

Seminar yang menjadi bagian dari kolaborasi antara AMRO dan FEB UGM ini juga diharapkan dapat mempromosikan dialog kebijakan yang informatif dan berbagi pengetahuan tentang perkembangan makroekonomi dan fiskal regional.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: FEB UGM dan organisasi internasional bahas prospek ekonomi ASEAN