
Ribuan pedagang meriahkan promo pasar tradisional

Jogja (ANTARA Jogja) - Ribuan pedagang dari 32 pasar tradisional di Kota Yogyakarta tumpah ruah memeriahkan kirab pasar tradisional yang digelar sebagai simbolisasi dimulainya kegiatan Promo Pasar Tradisional dan Belanja Berhadiah yang akan digelar hingga 31 Mei mendatang.
Ribuan pedagang yang terlihat antusias tersebut mengawali kirab dari Tempat Khusus Parkir Abu Bakar Ali kemudian berjalan kaki menyusuri ruas Jalan Mataram. Jalan Mas Suharto, Jalan Tukangan dan berakhir di Gedung Olahraga Kridosono.
Pedagang-pedagang yang mengenakan pakaian tradisional Yogyakarta tersebut juga membawa gunungan-gunungan yang terbuat dari barang-barang yang menjadi ciri khas dagangan di masing-masing pasar.
Misalnya saja, pedagang dari Pasar Tela membawa gunungan yang terbuat dari ketela pohon dan ubi yang menjadi barang khas yang dijual di pasar tersebut, atau pedagang dari Pasar Giwangan yang membawa gunungan dari sayur mayur dan buah-buahan.
Sedangkan pedagang dari Pasar Ngasem membuat kreasi burung Garuda dari kulit jagung yang sudah kering, atau Pasar Klithikan yang membuat gunungan dari berbagai benda-benda bekas, seperti jam dinding, telepon genggam, dan juga berbagai onderdil sepeda motor.
Berbagai kesenian tradisional seperti Barongsai dan jathilan pun mengiringi langkah pedagang saat melakukan kirab.
Sesampainya di halaman Sport Hall Kridosono, gunungan tersebut kemudian diserahkan secara simbolis ke Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti, GKR Pembayun, serta Kapolresta Yogyakarta Kombes (pol) Mustaqim dan Ketua DPRD Kota Yogyakarta Henry Koencoroyekti.
Seperti halnya prosesi grebeg yang digelar dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, gunungan-gunungan yang dibawa tersebut tidak jarang juga diperebutkan oleh masyarakat.
Selain untuk menandai dibukanya promo pasar tradisional, kirab pedagang pasar tersebut juga menandai dibukanya sarasehan akbar pedagang pasar yang baru digelar untuk pertama kalinya.
Arak-arakan pedagang tersebut, sempat memacetkan arus lalu lintas di sepanjang jalan yang dilalui, terutama di sekitar Stadion Kridosono.
"Kami sangat berharap, kegiatan ini bisa menjadi agenda tahunan. Pemerintah Kota Yogyakarta juga sangat mendukung kegiatan ini. Sepertiga penyelenggaraan didukung oleh pemerintah," kata Ketua Panitia Promo Pasar Tradisional dan Belanja Berhadiah Faturachman.
Ia mengatakan, kegiatan promo pasar tradisional tersebut akan diikuti oleh sekitar 16.000 pedagang yang ada di seluruh pasar tradisional Kota Yogyakarta.
"Pedagang antusias mengikuti promo pasar ini karena memang mampu meningkatkan omzet," katanya.
Jika pada penyelenggaraan pertama yang digelar pada 2011 omzet pedagang naik 30 persen, maka pada 2012 diharapkan mampu meningkatkan omzet hingga 40 persen.
"Kami berharap, pasar tradisional akan semakin maju dan siap menghadapi persaingan di era pasar global," katanya.
Pewarta :
Editor:
Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
