Logo Header Antaranews Jogja

Kejurnas BMX didominasi tim Wim Top Gun

Minggu, 11 Maret 2012 21:53 WIB
Image Print
Kejurnas BMX 2012 di yogyakarta

Jogja (ANTARA Jogja) - Tim Wim Top Gun mendominasi gelar juara dalam Kejuaraan Nasional BMX Super Cross dan MTB Four Cross, Wim Cycle Indonesia Open Series 2/2012 di Sirkuit Youth Center, Mlati, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Minggu.

Wim Top Gun yang membawa sejumlah "rider" atau pembalap nasional berhasil meraih tiga posisi terhormat dari sembilan kelas yang dilombakan.

Tiga kelas bergengsi yang berhasil dimenangi "rider" Wim Top Gun meliputi kelas MTB Four Cross Men Open atas nama Priyo Susanto, kemudian kelas BMX Men Elite atas nama Tony Syarifudin dan kelas BMX Women Open atas nama Elga Kharisma Novanda.

"Rider" tuan rumah Yogyakarta berhasil meraih dua gelar, yakni juara pertama BMX Men Junior atas nama Renoza Audy Pratama dari Tim WSP Management Jogjakarta dan juara kedua kelas BMX Pewee atas nama Reno Satria dari tim Gunung Kidul Race Jogjakarta.

Untuk kelas BMX Beginener posisi pertama diraih Rico Fauzi Pratama dari tim PPLP Jatim Zephedt Banyuwangi, kelas BMX Pewee juara pertama Dafa Devmira dari tim Andrenaline Bike Academy-Win Cycle Surabaya dan juara MTB Four Cross Master Open direbut Wawan Iblis dari tim Freedom Vertical Madiun, Jawa Timur.

Humas Kejuaraan Nasional (Kejurnas) BMX Super Cross dan MTB Four Cross, Wim Cycle Indonesia Open Series 2/2012 Ryan Budi Nuryanto mengatakan bahwa event ini diikuti ratusan "rider" dari sejumlah kota di Indonesia, seperti Malang, Surabaya, Madiun, Jakarta, Bandung, Purwokerto, Jepara, Medan, dan tuan rumah Yogyakarta.

Dengan kegiatan itu, dia berharap dapat menciptakan kultur kompetisi yang mendidik dan menumbuhkan mental juara bagi atlet sepeda, baik amatir maupun profesional, melalui peningkatan kualitas dan kuantitas kejuaraan balap sepeda seperti ini yang menjunjung tinggi sportivitas.

Menurut dia, event itu juga sekaligus untuk memantau serta menggali potensi pembalap daerah sejak dini.

"Ini juga untuk menunjukkan eksistensi olahraga sepeda sebagai suatu yang `fun`, diperhatikan, dan dibanggakan bagi Yogyakarta, Indonesia sampai ke tingkat dunia," katanya.(V001)



Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2026