
PMI DIY cari dukungan pemerintah daerah

Jogja (ANTARA Jogja) - PMI Daerah Istimewa Yogyakarta menggencarkan upaya memperoleh dukungan dari berbagai pemerintah daerah di provinsi tersebut sebagai bagian dari tindak lanjut surat kesepahaman bersama dengan Mendagri dan Mendikbud yang ditandatangani Februari.
"Menindaklanjuti surat kesepahaman bersama tersebut, maka pada hari ini kami bersilaturahmi ke Pemerintah Kota Yogyakarta, sekalian untuk mengenalkan berbagai program dari PMI DIY," kata Ketua PMI DIY Herry Zudianto saat melakukan audiensi dengan Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti di Yogyakarta, Jumat.
Menurut Herry yang juga mantan Wali Kota Yogyakarta itu, PMI DIY membutuhkan dukungan dari pemerintah daerah untuk bisa mengoptimalkan misi kemanusiaan yang diemban lembaga itu.
Misi kemanusiaan, lanjut dia, tidak hanya menjadi tanggung jawab PMI, melainkan juga membutuhkan sinergi dengan pemerintah.
Pada Musyawarah Kerja Nasional PMI yang digelar Februari di Riau, telah ditandatangani surat kesepahaman bersama antara PMI, Mendagri dan Mendikbud yang di dalamnya berisi rekomendasi bagi setiap daerah untuk menaikkan alokasi anggaran bagi kegiatan PMI di daerah.
Sedang di bidang pendidikan, difokuskan pada pelaksanaan kegiatan Palang Merah Remaja (PMR) di tiap-tiap sekolah.
Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti mengatakan, PMI adalah lembaga yang mandiri, tetapi selama ini Pemerintah Kota Yogyakarta juga telah memberikan dukungan dana dalam kegiatan PMI.
"Dukungan dana itu diberikan dalam bentuk bantuan sosial. Apabila nanti ada kerja sama lebih lanjut, maka kami harus melihat terlebih dulu surat kesepahaman bersama itu seperti apa," katanya.
Namun demikian, Haryadi mengatakan, pemerintah kota siap memberikan komitmen untuk mendukung program PMI di daerah.
"Pemerintah akan memberikan dukungan untuk berbagai program kegiatan PMI. PMI tidak hanya bicara soal donor darah, tetapi juga kegiatan lain seperti penanganan kebencanaan, kesiapsiagaan bencana, PMR dan juga kaderisasi," katanya. (E013)
Pewarta :
Editor:
Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
