Logo Header Antaranews Jogja

Persaingan kerja di Bali semakin ketat

Senin, 7 Mei 2012 10:42 WIB
Image Print
Gubernur Bali Made Mangku Pastika ( antaranews.com))

Denpasar (ANTARA Jogja) - Gubernur Bali Made Mangku Pastika mengatakan persaingan dalam merebut peluang kerja di Bali yang lebih mengedepankan kemampuan sumber daya manusia dan menguasai iptek semakin ketat.

"Persaingan yang semakin ketat itu tidak hanya menyangkut bidang pariwisata, namun juga pembangunan aspek kehidupan lainnya, termasuk proyek-proyek pisik skala besar" kata Gubernur Mangku Pastika di Denpasar, Senin.

Ia mengatakan, mereka yang bersaing di Bali tidak hanya berasal dari kota-kota besar di Indonesia, namun juga berasal dari mancanegara.

Wisatawan luar negeri yang kelihatannya ke Bali untuk berwisata, ada diantara mereka itu sebagai pekerja pada sejumlah hotel-hotel besar dan perusahaan lainnya.

"Tenaga kerja asing (TKA) di Bali, selain memang memiliki izin secara resmi, namun ada pula yang bekerja secara ilegal," ujar Gubernur Pastika.

Wisatawan mancanegara dalam liburannya di Bali, ada yang memanfaatkan waktunya untuk bekerja, baik di hotel-hotel berbintang maupun perusahaan-perusahaan swasta.

"Mereka di Bali seperti kebanyakan wisman lainnya, namun aktivitas utamanya untuk bekerja, bukan wisata," tutur Gubernur Pastika.

Selain itu masih banyak pelancong lainnya dalam kunjungannya ke Bali juga mengembangkan usaha bisnis.

Ia mengharapkan masyarakat semakin peduli terhadap perkembangan lingkungan sekitarnya, terutama orang asing maupun orang yang tidak dikenal beraktivitas di Bali.

Hal itu penting mengingat penduduk Bali semakin padat yang kini dihuni hamir empat juga jiwa, pada tahun 2008 hanya 3,6 juta jiwa.

Penduduk yang padat itu tidak termasuk wisatawan asing yang setiap tahunnya mencapai 2,7 juta orang dan wisatawan domestik lebih dari tujuh juta jiwa.

Semua itu menimbulkan permasalahan bagi Bali mulai dari kemacetan lalu lintas, persediaan air maupun persediaan pangan, meski pada sisi lain membawa dampak positif terhadap pendapatan dan tingkat kesejahteraan masyarakat, ujar Gubernur Pastika.
(T.I006)



Pewarta :
Editor: Heru Jarot Cahyono
COPYRIGHT © ANTARA 2026