
Padat Karya Desa Bendungan libatkan warga setempat

Kulon Progo (ANTARA Jogja) - Program padat karya pembangunan talut jalan di Desa Bendungan,Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, melibatkan warga desa setempat.
"Program dari Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Kulon Progo itu melibatkan 66 orang warga desa setempat,yang rencananya dikerjakan selama 23 hari,"kata Kabag Pembangunan Desa Bendungan, Paijo, di Wates, Rabu.
Ia mengatakan, namun demikian pengerjaan program padat karya berupa pembangunan talut jalan sepanjang 600 meter itu terpaksa dihentikan sementara akibat adanya salah paham warga setempat.
Bedasarkan hasil verifikasi lapangan oleh pihak Dinsosnakertrans, kata Paijo, proyek pembangunan talut terjadi perubahan yakni pentaludan jalan tidak hanya di Dusun Bendungan Lor saja tetapi dari Dusun Bendungan Lor hingga Dusun Klopo X sepanjang 600 meter.
"Memang, sebelum pengerjaan, diadakan sosialisasi kepada warga pekerja dan tiga ketua kelompok," kata Paijo.
Ia mengatakan pihak Dinsosnakertrans dan Pemerintah Kecamatan turun tangan untuk mengklarifikasi adanya kesalahpahaman antarwarga. Akhirnya, untuk meredakan kesalahpahaman itu tiga kepala dusun yang juga menjadi kepala kelompok dalam padat karya menyepakati menghentikan pengerjaan padat karya hingga masalahnya dapat diatasi.
"Akhirnya disepakati pekerjaan dilanjutkan mulai Kamis (19/7), hanya perubahan lokasi pengerjaan, semuanya di wilayah Dusun Bendungan Lor. Masalah ini sudah selesai dan tidak diperpanjang lagi," kata dia.
Menurut seorang warga Dusun Klopo X Yuni Kstoro, pengenhentian sementara pengerjaan proyek padat karya tersebut memang sempat membuat kecewa warga.Padahal padat karya itu baru dimulai seminggu lalu dan rencananya akan berlangsung selama 23 hari.
"Pembangunan ini untuk kepentingan masyarakat. Harusnya dikerjakan secara cepat sehingga diharapkan dapat selesai dan berfungsi secepatnya," katanya.
(KR-STR)
Pewarta :
Editor:
Masduki Attamami
COPYRIGHT © ANTARA 2026
