Logo Header Antaranews Jogja

Gelombang laut selatan capai empat meter

Kamis, 19 Juli 2012 10:50 WIB
Image Print
ilustrasi gelombang laut tinggi (antarariau.com)

Jogja (ANTARA Jogja) - Gelombang laut selatan di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) hingga akhir pekan ini diperkirakan mencapai empat meter sehingga nelayan dan masyarakat yang beraktivitas di laut dan pantai diminta waspada.

"Sejak tiga hari lalu hingga akhir pekan ini gelombang laut selatan memang cukup tinggi dan berbahaya. Masyarakat dan nelayan harus mewaspadainya," kata Kepala Seksi Data dan Informasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Yogyakarta Tony Agus Wijaya di Yogyakarta, Kamis.

Menurut dia, salah satu aktivitas yang perlu dihindari oleh masyarakat adalah mandi di laut selatan. Apalagi menjelang puasa ada tradisi Padusan yang kerap dilakukan masyarakat.

"Kegiatan mandi di laut menjelang puasa ini sebaiknya tidak dilakukan untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan," katanya.

Gelombang laut yang cukup tinggi di laut selatan tersebut akibat adanya gangguan cuaca jangka pendek. "Muncul tekanan udara rendah di barat daya Sumatera dan utara Filipina," katanya.

Selain adanya tekanan udara rendah tersebut, gangguan cuaca jangka pendek tersebut juga diakibatkan adanya badai tropis di sekitar Jepang yaitu badai Khaun.

"Dengan adanya gangguan cuaca tersebut, kecepatan angin mencapai 30 kilometer (km) per jam. Atau dua kali lipat dibanding hari biasa 15 km per jam," katanya.

Ia mengatakan, hingga akhir pekan diperkirakan akan turun hujan dengan intensitas ringan atau kurang dari 100 milimeter per dasarian tanpa disertai angin kencang.

(E013)



Pewarta :
Editor: Heru Jarot Cahyono
COPYRIGHT © ANTARA 2026