
Anas: perbedaan awal puasa itu rahmat

Jakarta (ANTARA Jogja) - Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum mengatakan perbedaan awal puasa yang terjadi di kalangan Muslim di Tanah Air merupakan rahmat dan tidak perlu dipermasalahkan.
"Perbedaan awal puasa jangan dijadikan masalah. Itu hal yang biasa-biasa saja," kata kepada pers Anas saat meninjau harga kebutuhan pokok di Pasar Klender, Jakarta Timur, Jumat.
Dengan perbedaan itu, lanjut dia, akan ada kesempatan bagi umat Muslim untuk menghormati keputusan yang dibuat.
"Karena mereka punya dasar masing-masing. Jadi tidak ada masalah perbedaan puasa. Mudah-mudahan nanti hari raya bisa sama."
Menurut dia perbedaan itu adalah rahmat bahwa memang walaupun berbeda namun tidak masalah.
Anas mengaku belum melaksanakan ibadah puasa, dia mengatakan baru akan berpuasa pada Sabtu.
"Bukan karena ikut pemerintah, tapi memang saya yakinnya Sabtu," katanya.
Kendati demikian, beberapa rekannya di Demokrat sudah mulai berpuasa.
"Kalau teman saya Saan itu punya rumus yang sederhana, puasa ikut lama, lebaran ikut yang cepat,"ujar Anas berkelakar.
Pemerintah pada sidang Isbat menetapkan awal puasa jatuh pada 21 Juli. Namun ada sejumlah Muslim lainnya yang sudah melangsungkan ibadah puasa pada Jumat.
(I025)
Pewarta :
Editor:
Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2026
