
Jalan raya DIY bebas perbaikan H-10

Jogja (ANTARA Jogja) - Fasilitas jalan raya di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta akan terbebas dari proyek perbaikan pada H-10 hingga H+10 Lebaran 2012, kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Energi Sumber Daya Mineral provinsi itu Rani Syamsinarsi.
"Pada H-10 hingga H+10 Lebaran semua proyek perbaikan jalan dan jembatan akan dihentikan dan dipinggirkan untuk memberikan kesempatan bagi pengguna menggunakan fasilitas jalan untuk mudik. Dengan demikian, fungsi jalan sebagai jalur transportasi sepenuhnya akan berjalan optimal," katanya di Yogyakarta, Selasa.
Namun demikian, menurut dia, ada beberapa ruas jalan di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) belum sempurna 100 persen digunakan saat arus mudik dan balik Lebaran. Hal itu disebabkan agenda kegiatan perawatan mulai dilangsungkan pada awal Agustus 2012.
"Beberapa ruas jalan yang belum siap pada masa angkutan Lebaran nanti di antaranya `ring road` Jombor dan ruas jalan Yogyakarta-Wates. Kondisi yang tidak optimal itu disebabkan secara teknis kegiatan perawatan jalan berlangsung pada pertengahan tahun," kata Rani.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Energi Sumber Daya Mineral (DPUPESDM) DIY Salamun mengatakan, untukperempatan Jombor yang menjadi pintu masuk ke Kota Yogyakarta dari arah Semarang, kegiatan pembangunan ruas jalan baru dimulai pada awal Agustus 2012.
"Pembangunan `fly over` Jombor baru mulai ada kegiatan pada Agustus 2012 termasuk perawatan arteri lingkar DIY. Namun, semua kegiatan itu akan dihentikan selama 20 hari untuk mengakomodasi angkutan Lebaran 2012," katanya.
Menurut dia seluruh kegiatan yang belum selesai sempurna itu tidak akan mengganggu kelancaran arus mudik maupun arus balik Lebaran 2012 di wilayah DIY, karena pada awal pengerjaan diperhitungkan mendahulukan tempat yang tidak mengganggu arus lalu lintas.
"Fungsi arus jalan tetap akan optimal demi kepentingan masa Lebaran tahun ini. Jadi, tidak akan ada gangguan meskipun menyisakan proyek yang belum rampung," kata Salamun.
(B015)
Pewarta :
Editor:
Masduki Attamami
COPYRIGHT © ANTARA 2026
