Pekanbaru (ANTARA Jogja) - Atlet loncat indah Jawa Barat Ahmad Sukri Jam Jami mampu mempertahankan dominasinya di nomor papan 3 meter putra pada pesta olahraga nasional dengan meraih emas di Pekan Olahraga Nasional XVIII Pekanbaru, Rabu.
Pada Pekan Olahraga Nasional XVII di Kalimantan Timur, Ahmad Sukri juga meraih emas dari nomor yang sama. Saat itu, ia bergabung dengan kontingen tuan rumah.
"Semuanya ini adalah hasil dari usaha yang dilakukan secara maksimal. Apalagi, lawan-lawan di nomor ini juga pernah bermain di SEA Games tahun lalu," kata Ahmad usai menerima medali emas.
Ahmad menyumbang emas tersebut setelah tampil baik pada nomor papan 3 meter dengan memperoleh total nilai 409,2 dari enam kali loncatan.
Menurut ayah dua anak itu, papan 3 meter adalah nomor spesialisasinya sehingga dari awal sudah ditargetkan untuk memperoleh medali emas.
Meskipun demikian, ia mengaku sempat terganggu dengan bunyi-bunyian genderang dari penonton saat akan melakukan loncatan.
"Saat akan melakukan loncatan kedua. Ada penonton di tribun yang membunyikan genderang. Saya mohon maaf ke penonton, tetapi atlet yang akan meloncat memang membutuhkan konsentrasi," katanya.
Selain akan turun di nomor papan 3 meter, Ahmad juga akan bertanding di nomor papan 1 meter. Ia memasang target meraih emas meskipun persaingan di nomor tersebut cukup ketat dengan adanya atlet dari Jawa Timur, di antaranya Nasrullah dan Husaini Noor.
Sementara itu, medali perak untuk nomor papan 3 meter diraih atlet muda asal DKI Jakarta Andriyan yang membukukan total nilai 362,7. Dan perunggu diraih atlet Sumatera Selatan Hasyim Rizki Alfajri dengan total nilai 343,25.
Di nomor menara putri, atlet Jawa Timur Della Dinarsari Harimurti meraih emas setelah membukukan nilai 276,2 dari lima kali loncatan. Pada pertandingan tersebut, Della selalu memimpin perolehan nilai di setiap loncatan.
Dari lima kali loncatan yang dilakukan, nilai loncatan pertama adalah yang terbaik yaitu 63,0. "Loncatan pertama adalah jenis loncatan yang paling saya sukai yaitu 107 FK 3,0," katanya.
Della mengatakan sejak awal memang sudah merasa yakin bisa menyumbangkan emas untuk kontingen Jawa Timur dari nomor menara yang merupakan nomor spesialisasinya.
Hasil di Pekanbaru tersebut sekaligus untuk memperbaiki hasil buruk yang diperolehnya saat berlaga di PON Kalimantan Timur. Saat itu, ia menempati nomor empat meskipun meraih emas dari nomor sinkronisasi menara.
Pada Kamis (13/9), Della juga akan tampil di nomor papan 1 meter. "Nomor itu bukan spesialisasi saya sehingga tidak menargetkan apa-apa. Di nomor papan, seorang atlet harus bisa melakukan koordinasi tubuh yang baik, sedang untuk di nomor menara seorang atlet hanya mengandalkan kekuatan sendiri," katanya.
Sementara itu, medali perak nomor menara putri diraih oleh peloncat indah asal DKI Jakarta Linadini Yasmin dengan total angka 238,2 dan medali perunggu diraih oleh rekan sedaerahnya yaitu Maria Natalie Dinda yang memperoleh angka 232,7.
(E013)
