Logo Header Antaranews Jogja

Aptisi jalin kerja sama dengan universitas Australia

Rabu, 7 November 2012 18:02 WIB
Image Print
APTISI (ISTW)

Jogja (ANTARA Jogja) - Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia akan menjalin kerja sama dengan beberapa perguruan tinggi di Australia untuk meningkatkan kualitas pendidikan.

"Untuk itu pimpinan Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (Aptisi) bersama pimpinan 55 perguruan tinggi swasta di Indonesia akan melakukan kunjungan ke Australia, 11-15 November 2012," kata Ketua Aptisi Edy Suandi Hamid di Yogyakarta, Rabu.

Menurut dia dalam kunjungan tersebut akan dilakukan penandatanganan nota kesepahaman antara Aptisi dengan dua perguruan tinggi di Australia, yakni Deakin University dan University of Technology Sydney.

"Dalam kunjungan juga akan digelar lokakarya terkait dengan manajemen pengelolaan pendidikan tinggi dan cara meningkatkan kerja sama internasional," kata Edy yang juga Rektor Universitas Islam Indonesia (UII).

Ia mengatakan beberapa topik yang akan dibahas dalam lokakarya di antaranya internasionalisasi kurikulum, penelitian di Australia dan Indonesia.

Selain itu penyediaan sumber daya dan keahlian untuk penelitian dan studi pascasarjana, dan kolaborasi publikasi penelitian pada jurnal internasional.

Menurut dia tujuan dari kunjungan itu di antaranya untuk membuka cakrawala perguruan tinggi dan dalam upaya memberikan "benchmarking" keluar dari perguruan tinggi di Indonesia sehingga tidak sekadar melihat ke dalam.

"Kunjungan itu juga dimaksudkan sebagai antisipasi dari Undang-undang (UU) Pendidikan Tinggi yang akan meningkatkan persaingan perguruan tinggi di tingkat domestik dan internasional," katanya.

Dalam kunjungan itu, kata dia, pimpinan Aptisi juga akan melakukan pertemuan dengan Menteri Pendidikan Tinggi Australia dan jajaraan Kedutaan Besar (Kedubes) RI di Australia.

"Pertemuan itu sebagai tindak lanjut pertemuan dengan Menteri Pendidikan Tersier Australia, Senator Chris Evans di Yogyakarta pada awal Juli 2012," kata Edy.

(B015*H010)



Pewarta :
Editor: Hery Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2026