
Kualitas air Citarum menurun drastis

Karawang (ANTARA Jogja) - Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah Jawa Barat mengimbau masyarakat ikut menjaga kondisi Sungai Citarum karena kualitas air sungai tersebut sudah menurun drastis akibat tingginya tingkat pencemaran.
"Tingkat pencemaran Sungai Citarum saat ini sudah masuk kategori berat dan berdampak terhadap penurunan kualitas air," kata Kasubid Pengembangan Kapasitas dan Kemitraan Lingkungan Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah Jawa Barat, Didi Adji Sidik, disela Deklarasi Kemerdekaan Sungai Citarum di Karawang, Sabtu.
Ia mengimbau sekaligus mengajak kepada seluruh masyarakat dan pihak perusahaan untuk meningkatkan kesadaran serta kepedulian terhadap kondisi Sungai Citarum.
Menurut dia, jika kondisi Sungai Citarum yang kini sudah tercemar terus dibiarkan, maka sungai itu akan terus mendapat julukan sungai terkotor.
Hal tersebut juga akan berdampak terhadap terus menurunnya kualitas air Sungai Citarum. Padahal, permasalahan utama sumber daya air saat ini ialah menurunnya kualitas air tersebut.
Menurut dia, sesuai dengan data yang dimiliki, tingkat pencemaran Sungai Citarum lebih dominan akibat limbah domestik atau limbah rumah tangga yang bersumber dari masyarakat. Sedangkan tingkat pencemaran sungai Citarum akibat industri hanya mencapai sekitar 40 persen.
"Tetapi, tetap tingkat pencemaran dari perusahaan yang sangat berbahaya, karena jenis pencemarannya bisa mengandung logam, kimia dan zat berbahaya lainnya. Pengelolaan limbah industri di Jawa Barat masih banyak yang tidak dikelola dengan baik," kata dia.
Karena itu, selain mengajak masyarakat, pihaknya juga mengajak agar pihak perusahaan yang tersebar di Jawa Barat meningkatkan kesadaran dan peduli terhadap sungai Citarum. Hal tersebut bisa dilakukan dengan cara melakukan pengelolaan limbah industri secara baik, sehingga air yang terbuang tidak mencemari sungai.
Sementara itu, berdasarkan data monitoring kualitas air sungai yang dilakukan Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah (BPLHD) Jabar, selain sungai Citarum, enam sungai lainnya di Jawa Barat juga mengalami penurunan kualitas air dan terindikasi berkategori tercemar berat.
Keenam sungai lainnya yang mengalami pencemaran berat itu ialah Sungai Cisadane, Ciliwung, Cileungsi, Cilamaya, Cimanuk, dan Sungai Citanduy.
(KR-MAK)
Pewarta :
Editor:
Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2026
