
Tiga pemda lakukan studi di Sleman

Sleman (ANTARA Jogja) - Pemerintah Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis menerima kunjungan studi dari tiga pemerintah daerah yang ingin bertukar pengalaman dalam pelayanan kemasyarakatan.
Ketiga pemerintah daerah tersebut yakni Pemerintah Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Pemerintah Kota Tasikmalaya, Jawa Barat dan Pemerintah Kota Tanjung Pinang.
Ketiga rombongan tersebut diterima Wakil Bupati (Wabup) Sleman Yuni Satia Rahayu di aula lantai III Pemkab Sleman.
Dalam sambutannya Wabup Sleman Yuni Satia Rahayu menjelaskan hal-hal yang berkaitan dengan sasaran kunjungan kerja masing-masing yaitu tentang sistem anggaran, pelayanan publik dan PNPM.
Bahkan.ia ikut mengantarkan jajaran Pemkot Tasikmalaya ke desa Margokaton, Kecamatan Seyegan yang merupakan salah satu dari dua pilot projek penanganan kemiskinan di Kabupaten Sleman.
"Dalam pengelolaan keuangan Pemerintah Kabupaten Sleman berupaya untuk selalu transparan," kata Yuni Satia Rahayu.
Ia mengatakan, untuk membiayai kegiatan pemerintahan dan pembangunan pada 2012, APBD Kabupaten Sleman setelah evaluasi, untuk pendapatan daerah sebesar Rp1,383 triliun.
"Sedangkan untuk belanja daerah sebesar Rp1,439 triliun, sehingga mengalami defisit sebesar Rp56,934 miliar lebih," katanya.
Menurut dia, perolehan pendapatan asli daerah (PAD) selama 2011 mencapai Rp226,6 miliar lebih atau mencapai 103,05 persen dari target total perolehan PAD.
"Jumlah ini disumbang perolehan Pajak daerah yang mencapai Rp142,7 miliar, atau 116,3 persen dari target. Retribusi daerah mencapai Rp33,16 miliar lebih atau 110,3 persen dari target dan pendapatan lain-lain yang sah total mencapai Rp39,78 miliar lebih atau 100,4 persen dari target. Pada 2012 ini, sampai September perolehan PAD telah mencapai Rp208,9 miliar atau 86,7 persen dari target yang ditetapkan," katanya.
(V001)
Pewarta :
Editor:
Masduki Attamami
COPYRIGHT © ANTARA 2026
