Logo Header Antaranews Jogja

KLH Sleman dampingi UMKM kelola limbah

Minggu, 2 Desember 2012 15:46 WIB
Image Print
Kabupaten Sleman (istimewa)

Sleman (ANTARA Jogja) - Kantor Lingkungan Hidup Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta melakukan pendampingan dan fasilitasi terhadap usaha mikro, kecil dan menengah yang ada di daerah ini dalam mengelola limbah agar tidak merusak lingkungan.

"Kami terus memberikan pendampingan dan fasilitasi terhadap para pelaku usaha, mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang bergerak dibidang produk dan jasa dalam mengelola limbah," kata Kepala Kantor Lingkungan Hidup (KLH) Kabupaten Sleman Epiphana, Minggu.

Menurut dia UMKM yang mendapat pendampingan tersebut seperti warung makan, servis AC, jasa pencucian mobil, jasa pencucian pakaian (loundry) dan usaha-usaha lain yang menghasilkan limbah.

"Yang berpotensi besar menimbulkan kerusakan lingkungan memang UMKM jasa servis AC, cuci mobil dan cuci pakaian, karena mereka menggunakan bahan-bahan kimia seperti deterjen," katanya.

Ia mengatakan pendampingan yang dilakukan tersebut meliputi sosialisasi bagaimana mengolah limbah yang benar, termasuk bagaimana membuang limbah yang aman dan tidak merusak lingkungan.

"Sedangkan untuk UMKM yang membutuhkan instalasi pengolah limbah sederhana, kami juga membantu memfasilitasi. Karena tentunya mereka juga kesulitan jika harus membangun instalasi pengolah limbah," katanya.

Epiphana mengatakan, yang terpenting adalah adanya kesadaran para pelaku UMKM untuk tidak membuang limbah sembarangan dan menghindari pencemaran lingkungan.

"Utamanya pelaku UMKM ini ada kesadaran akan bahaya membuang limbah sembarangan, saat ini memang banyak UMKM yang belum mengolah limbah dengan baik dan benar sehingga berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan. Namun dengan pendampingan ini diharapkan kesadaran mereka dapat tumbuh baik," katanya.
(V001)



Pewarta :
Editor: Heru Jarot Cahyono
COPYRIGHT © ANTARA 2026