Logo Header Antaranews Jogja

DPRD minta Dinsosnakertrans transparan terkait padat karya

Sabtu, 8 Desember 2012 12:02 WIB
Image Print
Ilustrasi proyek padat karya (Foto antarafoto.com)

Kulon Progo (ANTARA Jogja) - Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa DPRD Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, meminta Dinas Sosial, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi transparan terkait program padat karya yang anggarannya Rp10 miliar pada 2013.

"Fraksi PKB DPRD Kulon Progo mendukung program padat karya untuk perbaikan infrastruktur desa. Hanya saja, kami meminta Dinsosnakertrans lebih transparan dalam perencanaan, dan pelaksanaannya," kata Ketua Fraksi PKB DPRD Kulon Progo Yusron Martofa, Sabtu.

Yusron mengatakan anggaran Rp10 miliar itu rencananya akan digunakan untuk membangun infrastruktur desa di 115 lokasi.

Namun, sampai Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) 2013 disahkan, proposal yang masuk baru sekitar 52 lokasi yang akan dibangun infrastruktur.

"Setelah kami melakukan klarifikasi terhadap 115 lokasi yang mendapatkan bantuan padat karya itu, baru 52 lokasi yang memenuhi persyaratan dengan mengajukan proposal," katanya.

Untuk lebih mematangkan dan menyiapkan hal-hal yang diperlukan agar sesuai dengan mekanismenya, kata Yusron maka Fraksi PKB minta agar program tersebut sebagian dilaksanakan pada APBD Perubahan 2013.

Ia mengharapkan program padat karya ini tepat sasaran, dan sesuai dengan aspirasi masyarakat.

Selain itu, kata dia, berdampak secara ekonomi maupun sosial bagi masyarakat perdesaan.

Kepala Dinsosnakertrans Kulon Progo Riyadi Sunarto mengatakan instansinya sudah mempersiapkan program padat karya secara sungguh-sungguh. Hanya saja, proposal belum semua masuk ke instansinya.

"Semua kegiatan sudah siap, tinggal pelaksanaannya. Kami optimistis, proposal akan masuk secepatnya, sehingga anggaran dicairkan, dan masyarakat segera melaksanakannya," katanya.

(KR-STR)



Pewarta :
Editor: Mamiek
COPYRIGHT © ANTARA 2026