
Tim Medis "jemput bola" korban puting beliung

Sleman (ANTARA Jogja) - Tim Medis dari Puskesmas Kalasan dan sejumlah relawan melakukan tindakan "jemput bola" terhadap para korban bencana angin puting beliung di Desa Purwomartani, Kecamatan Kalasan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.
"Tim medis langsung datang ke dusun-dusun terdampak untuk melakukan jemput bola, untuk membantu korban yang rawat jalan dan terutama untuk memberikan pendampingan terhadap korban yang mengalami trauma," kata Koordinator Posko Penanggulangan Bencana Puting Beliung Kecamatan Kalasan Samsul Bakri, Rabu.
Menurut dia, meskipun kejadian angin puting beliung tersebut sudah hampir sepekan namun trauma masyarakat saat ini belum hilang.
"Bahkan ada satu korban lagi yang harus mendapatkan perwatan di rumah sakit akibat trauma yang cukup parah. Warga atas nama Ngatinah dari Dusun Bromonilan ini harus dirawat di rumah sakit karena bagian badannya tidak dapat digerakkan, setelah ketakutan saat terjadi angin kencang pada Senin (11/12) malam, karena masih trauma dengana kejadian puting beliung pada 7 Desember," katanya.
Ia mengatakan, selain itu juga ada satu korban lagi yakni seorang relawan Choirul Anam warga Kiyudan, Selomartani, Kalasan yang mengalami luka akibat terjatuh saat membantu memperbaiki atap rumah di Perum Purwomartani.
"Sampai saat ini total korban luka akibat bencana puting beliung di Purwomartani ini sebanyak 22 orang dan enam orang diantaranya rawat inap," katanya.
Samsul mengatakan, selain melakukan jemput bola, untuk penanganan korban trauma juga disediakan posko "trauma healing" dari Muhammadiyah Disaster Managemen Crisis (MDMC).
"Korban bencana yang mengalami trauma bisa datang ke Posko MDMC untuk mendapatkan pendampingan. Sedangkang warga yang mengalami trauma saat ini sedang kami lakukan deteksi, dan nanti tim akan melakukan jemput bola. Jadi prinsipnya sat ini bukan korban yang datang ke Puskesmas atau rumah sakit, namun tim medis yang akan jemput bola," katanya.
Bencana angin puting beliung menerjang wilayah Desa Purwomartani, Kalasan Jumat 7 Desember yang mengakibatkan sekitar 900 rumah rusak, 10 diantaranya roboh dan 1.885 pohon besar tumbang.
(V001)
Pewarta :
Editor:
Hery Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2026
