BMKG imbau masyarakat DIY waspada potensi cuaca ekstrem

id BMKG ,Potensi cuaca ekstrem ,Hujan disertai angin

BMKG imbau masyarakat DIY waspada potensi cuaca ekstrem

Potret citra radar cuaca Daerah Istimewa Yogyakarta dari BMKG Stasiun Meteorologi Yogyakarta ANTARA/HO-Humas BMKG Yogyakarta

Yogyakarta (ANTARA) - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Yogyakarta mengimbau masyarakat di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) agar mewaspadai cuaca ekstrem yang berpotensi terjadi dalam tiga hari ke depan.

"Mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem berupa hujan sedang-lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang," kata Kepala Stasiun Meteorologi Yogyakarta Feriomex Hutagalung dalam keterangannya di Yogyakarta, Selasa.

Cuaca ekstrem itu merujuk pada hasil analisis dinamika atmosfer terkini BMKG yang mengidentifikasi adanya suhu muka laut baik dalam skala harian maupun mingguan di Laut Jawa dan Samudra Hindia Selatan Jawa terpantau relatif hangat yakni 28 sampai 30 C.

"Sehingga mendukung ketersediaan uap air ke atmosfer," katanya.

Selain itu, BMKG mengidentifikasi adanya bibit siklon 92S di Samudera Hindia Barat Sumatera, sehingga pola angin di wilayah Jawa khususnya Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) bertiup dari arah timur.

"Profil vertikal kelembapan udara wilayah DIY pada ketinggian 1.0 sampai 3.0 km (paras 850 dan 700 mb) sebesar 30 sampai 90 persen, sehingga masih dapat memberi peluang pertumbuhan awan hujan di sebagian wilayah DIY pada siang dan sore hari," katanya.

Baca juga: Remaja tenggelam di Pantai Parangtritis ditemukan meninggal dunia

Baca juga: Tim SAR gabungan dikerahkan cari korban tenggelam di Parangtritis

Mempertimbangkan hal tersebut, maka BMKG Stasiun Meteorologi Yogyakarta memprakirakan cuaca di wilayah DIY periode 21 sampai 23 April 2026 berpotensi hujan ringan hingga sedang.

Dia menyebut, pada 21 April, potensi hujan ringan hingga sedang di Sleman bagian utara dan Kulon Progo bagian utara, sementara ketinggian gelombang laut berkisar antara 1.25 sampai 2.5 meter atau kategori sedang.

Kemudian pada 22 April, potensi hujan sedang hingga lebat di Kota Yogyakarta, Sleman, Kulon Progo, Bantul bagian utara, dan Gunungkidul bagian utara. Sementara ketinggian gelombang laut selatan kisaran 1.25 sampa
i 2.5 meter (kategori sedang).

Selanjutnya pada 23 April, potensi hujan ringan hingga sedang di Kabupaten Sleman bagian utara dan Kulon Progo bagian utara, dengan ketinggian gelombang laut antara 2.5 sampai 4.0 meter atau kategori tinggi.

"Selalu perbarui informasi cuaca terkini melalui situs resmi BMKG atau media sosial kami, serta berkoordinasi dengan pihak terkait kebencanaan seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), forum pengurangan risiko bencana (FPRB)," katanya.

Pewarta :
Editor: Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.